Menko Luhut: Tidak ada perubahan nama Laut China Selatan

Rabu, 13 September 2017 20:43 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menegaskan tidak ada perubahan penyebutan Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Meski demikian, dia mengakui pihaknya pernah membahas wacana tersebut.

"Saya belum pernah memberikan keputusan resmi penamaan pulau. Memang ada wacana (pengubahan) penamaan," kata Luhut, di kantornya, Rabu (13/9).

Sebelumnya Kemenko Bidang Kemaritiman meluncurkan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru. Peta baru tersebut lebih menitikberatkan pada perbatasan laut Indonesia dengan negara lainnya. Nama Laut China Selatan juga disebut diganti menjadi Laut Natuna Utara.

"Yang mengeluarkan (pernyataan perubahan nama) itu enggak ada tanda tangan saya kan? Ya sudah, saya belum pernah ngomong itu," ujar Luhut.

Luhut mengungkapkan, perlu proses panjang dalam mengeluarkan kebijakan perubahan nama.

"Ada satu proses pengambilan keputusan yang belum dilalui. Bahwa di sini ada pernah brainstorming mengenai hal itu iya, tapi enggak ada officially mengenai hal itu," pungkasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.