Menko Luhut: Pengembangan Kendaraan Listrik Tak Bisa Setengah-Setengah
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pengembangan ekosistem kendaraan dari hulu ke hilir perlu jadi perhatian dalam satu bagian yang jelas.
"Kita melihat kendaraan listrik ini harus melihat utuh satu ekosistem tidak bisa hanya melihat 'oh mobil ataupun motor', karena ada 4 wheelers 2 wheelers harus ada tadi bus itu jadi satu sistem. Kemudian ada early retirement coal fire, itu juga terjadi," kata Luhut dalam Peluncuran Battery Assets Management Services Indonesia Battery Corporation (IBC).
Untuk itu, dia mendukung kerja sama antara BUMN Indonesia dan BUMN China, yakni IBC dan PLN, serta sejumlah perusahaan asal China. "Kita saksikan sebentar lagi kerja sama antara IBC dan konsorsium untuk pengembangan BAMS di Indonesia. Ini karya kolaborasi BUMN China dan Indonesia," kata dia.
Menurutnya, langkah ini tak terlepas dari upaya menekan emisi karbon atau net zero emission pada 2060 mendatang di Indonesia. Melalui kerja sama ini, akan dihadirkan stasiun penggantian baterai yang bisa digunakan berbagai merek, terkhusus untuk kendaraan listrik roda 2.
"Sebagai bagian dalam mendorong transisi energi untuk mendorong NZE. Kita telah memulai program elektrifikasi kendaraan dan pemerintah meluncurkan program bantuan adopsi kendaraan listrik," jelas Menko Luhut.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Hattari menyampaikan kalau nantinya IBC bakal memproduksi sebanyak 21 ribu baterai motor listrik. Nantinya ini bisa digunakan oleh beragam merek motor listrik. Mulai dari Gesits, Alva, Volta, hingga motor-motor hasil konversi.
"Dari BAMS, IBC bisa poduksi 21 ribu battery pack di mana 15 ribu di antaranya digunakan di motor listrik dan 6 ribu lainnya tersebar di swaping station," kata dia.
"Platform ini akan menyediakan infrastruktur pengisian yang berintegrasi dan didukung seluruh pihak, termasuk kompatibilitas bagi para pengguna. Ini memberikan kepastian masyarakat denga mudah megisi daya listrik mereka di seluruh wilayah," sambung Rabin.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya