Menko Darmin Ungkap Alasan di Balik Mahalnya Pembangunan Infrastruktur RI
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, mahalnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah salah satunya disebabkan belum adanya komponen atau bahan baku yang dihasilkan di dalam negeri, sehingga memerlukan impor untuk beberapa komponen dari luar.
"Infrastruktur itu selain lama dan mahal itu impornya banyak. Ada banyak sekali produk yang kita tidak hasilkan tapi kita perlu (untuk pembangunan)," kata Darmin saat menjadi pembicara di acara Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Selasa (12/3).
Dia mengatakan dalam membangun infrastruktur juga dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sebab, beberapa persoalan kerap kali muncul dilapangan seperti misalnya pembebasan lahan hingga pembangunan fisik daripada infrastruktur itu sendiri.
"Urusan tanah apalagi di negara kita bisa 3 tahun selesai. Pembangunan fisiknya sendiri mungkin 3-4 tahun sendiri jadi 7 tahun. Membangun infra itu hampir selalu lebih lama dari membangun industri," imbuhnya.
Oleh karenanya, dia menekankan dampak dari pembangunan infrastruktur itu tidak bisa dirasakan dalam jangka pendek. Melainkan butuh waktu yang panjang. Sebab pembangunan infrastruktur ini diperlukan juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Hitung-hitungan ekonomi memang lama dan mahal tapi itu sekali dibangun bisa untuk 10-15 tahun akan terus bekerja," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya