Menko Darmin minta pengusaha ikut perbaiki konektivitas di Indonesia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku konektivitas di Indonesia, terutama di wilayah Indonesia Timur dan Tengah masih tertinggal jauh dengan Indonesia bagian Barat.
Dengan demikian, dia meminta agar para pengusaha bisa membantu pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di Indonesia. Terutama untuk transportasi di darat, laut, maupun udara.
"Kalau kita berpikir sebagai pengusaha maka kondisi itu bukanlah bencana justru itu kesempatan. Jadi tolong berpikirlah sebagai pengusaha jangan sebagai politisi," kata Darmin Nasution di Makassar, Jumat (14/10).
Dengan demikian, pertemuan kerjasama sub regional ini diharapkan bisa menghubungkan antar pelaku bisnis, tak hanya di dalam negeri tetapi juga pengusaha dari luar negeri.
"Tentu bisa saja ini belum mewakili benar tapi dalam perjalanannya dengan melakukan pertemuan intens dan melibatkan pelaku bisnis dari negara lain seperti hari ini ada dari Tiongkok, Australia dan Korea maka hasilnya akan terlihat. Ini adalah bagian dari proses untuk tingkatkan aktivitas dan konektivitas antar negara di dalamnya," imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Malaysia Datuk Abdul Rahmad Dahlan mengatakan, salah satu masalah yang harus diperbaiki di Makassar adalah transportasi udara. Sehingga, dia berencana untuk melakukan kerja sama guna memperbaiki transportasi udara di kota tersebut.
"Salah satu pegawai kami datang dari Sabah ke Kuala Lumpur dengan waktu tempuh 2,5 jam lalu dari Kuala Lumpur ke Jakarta 2 jam dan transit 2 jam lagi. Selanjutnya ke Makassar butuh 2,5 jam lagi. Kita tidak mau seperti ini jadi kita mau tingkatkan hubungan udara antara Malaysia dan Indonesia khususnya Makassar yang merupakan bandar besar," kata Datuk Abdul Rahmad Dahlan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya