Menhub Budi Percepat Pembangunan Infrastruktur di 5 Bali Baru

Kamis, 7 November 2019 11:50 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Percepat Pembangunan Infrastruktur di 5 Bali Baru Menhub Budi Karya Sumadi. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas di 5 destinasi super prioritas, yakni Labuan Bajo, Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan Likupang. Hal ini agar pariwisata bisa jadi penyumbang devisa terbesar Indonesia.

Dia menjelaskan, hingga saat ini sektor penyumbang devisa paling besar masih dikuasai oleh kelapa sawit.

"Oleh karenanya, potensi pariwisata Indonesia yang indah harus bisa diintensifikasi dengan baik. Saya yakin 5 tahun ke depan pariwisata Indonesia bisa menjadi unggulan," ujarnya dalam Forum Perhubungan, Jakarta, Kamis (7/11).

Meskipun fokus pembangunan nasional 5 tahun ke depan adalah sumber daya manusia (SDM), sektor infrastruktur masih diberikan porsi yang besar karena infrastruktur merupakan tulang punggung pembangunan nasional.

"Kami diberikan tugas dan porsi untuk menyelesaikan konektivitas sebaik-baiknya," imbuhnya.

1 dari 2 halaman

Tantangan

Selain itu, Menhub Budi juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan konektivitas di 5 destinasi super prioritas. Pertama, dirinya menyinggung soal pelabuhan di Labuan Bajo.

"Pelabuhan di Labuan Bajo masih menyatu antara pelabuhan penumpang dengan pelabuhan logistik," ujarnya.

Nantinya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun pelabuhan baru di sana. Dalam satu tahun, pelabuhan tersebut harus sudah selesai.

Kedua, membangun kinerja sarana transportasi di daerah wisata. Menhub mencontohkan kawasan Yogyakarta yang sudah memiliki bandara baru, New Yogyakarta International Airport (NYIA), namun untuk mengkoneksikan dengan tempat wisata, Kemenhub harus membangun jalur kereta api dari Kulon Progo ke Yogyakarta.

"Lalu, kita juga harus bangun jalur bus dan kereta api ke Borobudur. Kita harus menyelesaikan pembebasan tanah, koordinasi pembangunan," tuturnya.

Menurutnya, permasalahan ini harus segera diselesaikan agar aksebilitas antarmoda terjadi di titik-titik wisata.

2 dari 2 halaman

Gandeng INACA

Menhub Budi meminta Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mendukung visi dan misi dari Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan konektivitas nasional. Menurutnya, transportasi udara memiliki keunggulan dapat menjangkau hingga daerah terluar sehingga dapat meningkatkan konektivitas antar pulau di Indonesia.

"Kami harap para anggota INACA dapat berpartisipasi mendukung konektivitas seperti di 5 destinasi super prioritas yaitu Joglosemar, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado, dengan memberikan layanan penerbangan baik berjadwal maupun tidak berjadwal," kata Budi Rapat Umum Anggota INACA di Jakarta, melalui keterangan resminya, Kamis (31/10).

Dia mengatakan, dengan semakin meningkatnya konektivitas di Destinasi Wisata 5 Bali Baru tersebut dapat mendatangkan banyak turis baik mancanegara maupun dalam negeri, sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi dan pariwisata Indonesia.

"Saat ini penerimaan devisa dari pariwisata berada di nomor 2. Ke depan devisa dari pariwisata menjadi nomor 1. Pemerintah akan mengeluarkan banyak biaya untuk membangun infrastruktur yang ada di kelima daerah tersebut dan saya harap INACA dapat mendukung pelayanan transportasi udara," imbuhnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber:Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Sensasi Berendam Air Panas Dikelilingi Hutan Mangrove di Berau
Cerita Labuan Cermin Terlarang Bagi Wanita Haid Buat Berenang
Jalan Panjang dan Rusak Menuju Pantai Biduk-Biduk Kaltim
Pemerintah Kembangkan UMKM Lokasi Wisata Genjot Devisa Indonesia
Kering, Bukit Jaddih di Madura Tetap Jadi Primadona Wisatawan
BTN Siap Dukung Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini