Menhub Budi Ingin Pembangunan Jalan Tol Terbebas dari Banjir

Jumat, 3 Januari 2020 19:11 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Ingin Pembangunan Jalan Tol Terbebas dari Banjir Budi Karya Sumadi. ©twitter.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi tengah menyiapkan rencana agar jalan tol ke depannya bisa terbebas dari banjir. Pihaknya tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) agar pengerjaan suatu proyek jalan tol turut mempertimbangkan lintasan air.

"Oleh karenanya kita mungkin membangun suatu SOP tentang kemungkinan penangkalan dan SOP untuk me-manage pergerakan air dan penangkalan. Jadi kalau punya jalan tol bukan hanya manage jalan tol saja, tapi lintasan-lintasan airnya harus diurus secara baik," imbuhnya di Stasiun Rawa Buaya, Jakarta, Jumat (3/1).

Seperti diketahui, beberapa ruas tol ikut tergenang luapan air akibat hujan deras di awal 2020, seperti di Km 24+000 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta, dan di Km 136 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali).

Untuk di Km 136 Tol Cipali, Menhub Budi menyampaikan, pemerintah sudah menemukan akar masalah penyebab banjir di daerah tersebut, yakni karena ada proyek konstruksi di 10 Km hulu yang mengganggu penangkalan air.

"Jadi kami sudah menugaskan kepada operator untuk melakukan pendalaman bagi saluran, termasuk melakukan reinforcement bagi kegiatan-kegiatan di hulu. Kita harapkan itu bisa selesai," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Tingkatkan Kolaborasi

Sementara di Km 24+000 Tol Jakarta-Cikampek memang sempat ada proyek Tol Japek II Elevated, namun kini sudah selesai. "Kita sudah bongkar, kita harapkan tidak ada masalah lagi di Km 24. Jadi soal banjir di jalan tol Insya Allah selesai," ungkap Menhub Budi.

Mengantisipasi insiden serupa terulang ke depan, berbagai unsur pemerintah disebutnya akan berkolaborasi untuk memastikan penyelesaian banjir di kedua jalan tol tersebut sudah benar-benar tuntas.

"Saya pikir kita akan bekerja dengan Kementerian PUPR, kerjasama dengan BPJT, dan operator (Jasa Marga) itu sendiri. Dan ini sudah clear, dan kami akan ke sana lagi untuk memastikan dua titik itu berjalan dengan baik dan bahkan menginventarisir lintasan-lintasan sungai yang ada di jalan tol," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Menteri Basuki: Buat Saya Mau Naturalisasi atau Normalisasi yang Penting Dikerjakan
Pemerintah Siapkan Rusun Bagi Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
Jurus Pemerintahan Jokowi Atasi Banjir Jakarta
Mengenal Naturalisasi Sungai Anies Baswedan yang Tak Maksimal Atasi Banjir
Anies Sebut Wilayah Jakarta Terdampak Banjir Hanya 15 Persen

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini