Menhub Budi Bakal Batasi Jumlah Pengemudi Ojek Online

Selasa, 12 November 2019 18:57 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Bakal Batasi Jumlah Pengemudi Ojek Online Ojek online di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pertumbuhan transportasi berbasis aplikasi seperti ojek online kian meningkat. Nampaknya, hampir sebagian besar masyarakat beralih dari menggunakan transportasi umum ke transportasi berbasis aplikasi online.

Hal tersebut turut menjadi perhatian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia mengatakan sudah mencanangkan beberapa strategi untuk mengatur kehadiran ojek online di Indonesia. Salah satunya, membatasi pertumbuhan pengemudi ojek online.

"Pertama, komunikasi dengan aplikator untuk membatasi pertumbuhan, karena keseimbangan jumlah ini penting," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Perhubungan, Selasa (12/11).

Menurutnya, jika jumlah pengemudi ojek online berlebihan, pasti akan mengganggu lalu lintas dan mengurangi pendapatan (income) mereka sendiri karena persaingan yang tidak seimbang.

Dia juga mengatakan sudah menginstruksikan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk membuat tempat pemberhentian (shelter) yang dikoordinasikan dengan aplikator dan pemerintah DKI Jakarta secara khusus.

Fasilitas tersebut diharapkan bisa menertibkan pengemudi ojek online yang hendak menjemput penumpang atau hanya sekadar menunggu penumpang. Budi Budi ingin agar Jakarta jadi percontohan daerah lain. Dengan begitu, daerah lain akan mencontoh langkah ini.

"Di Palmerah (Jakarta Barat) itu ya, mengganggu jalan. Itu harus ada tempat mengambil penumpang, tempat menunggu," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Fitur Baru Bebas Ngetem...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini