Menengok proses pembuatan aluminium di pabrik Inalum
Merdeka.com - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama dan terbesar Indonesia di bidang peleburan Aluminium. Perusahaan ini telah meletakkan dasar pondasi yang kuat untuk mengembangkan industri hilir peleburan bahan tambang yang berpengaruh, bernilai tambah, dan berdaya saing.Pabrik peleburan aluminium di Kuala Tanjung bergerak dalam bidang mereduksi alumina menjadi aluminium dengan menggunakan alumina, karbon, dan listrik sebagai material utama. Inalum memiliki 3 pabrik utama, yakni Pabrik Karbon, Pabrik Reduksi, dan Pabrik Penuangan serta fasilitas pendukung lainnya.

Pabrik almunium Inalum ©2017 Merdeka.com
Pabrik Karbon memproduksi blok anoda. Di mana pabrik ini terdiri dari Pabrik Karbon Mentah, Pabrik Pemanggang dan Pabrik Penangkaian Anoda.Di Pabrik Karbon Mentah, coke dan hard pitch dicampur dan dibentuk menjadi blok anoda dan dipanggang hingga temperatur 1.250 derajat Celcius di Pabrik Pemanggangan Anoda. Kemudian di Pabrik Penangkaian Anoda, sebuah tangkai dipasang ke blok anoda yang sudah dipanggang tadi dengan menggunakan cast iron. Blok anoda berfungsi sebagai elektroda di pabrik Reduksi.

Pabrik almunium Inalum ©2017 Merdeka.com
Pabrik Reduksi terdiri dari 3 bangunan dengan ukuran yang sama. Ada 510 pot di gedung tersebut. Pot tersebut bertipe Prebaked Anode Furnaces (PAF) dengan desain 175 KA, namun sudah ditingkatkan hingga 194 KA, beroperasi pada suhu 960 derajat Celcius. Setiap pot rata-rata dapat menghadilkan Aluminium sekitar 1,3 ton atau lebih Aluminium cair per hari.

Pabrik almunium Inalum ©2017 Merdeka.com
Di Pabrik Penuangan, aluminium cair dituangkan ke dalam Holding Furnace. Ada 10 unit Holding Firnace di pabrik ini, masing-masing berkapasitas 30 ton. Aluminium cair ini kemudian dicetak ke dalam cetakan dengan Casting Machine. Pabrik ini memiliki 7 unit Casting Machine dengan kapasitas 12 ton per jam untuk masing-masing mesin dan menghasilkan 22,7 kg aluminium per ingot (batangan).

Pabrik almunium Inalum ©2017 Merdeka.com
Untuk kelancaran operasional pabrik, perusahaab juga mendirikab beberapa fasilitas pendukung di kedua proyek seperti sebuah pelabuhan dengan 3 dermaganya. Di mana salah satunya telah diserahkan ke pemerintah pada tahun 1984 untuk kepentingan umum, dan jalan pendukung.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya