Luhut sebut Pelabuhan Kuala Tanjung bisa ciptakan pusat ekonomi baru

Sabtu, 14 Januari 2017 17:30 Reporter : Anggun P. Situmorang
Luhut sebut Pelabuhan Kuala Tanjung bisa ciptakan pusat ekonomi baru Menko Polhukam Luhut Panjaitan datangi KPK. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Luhut meninjau pembangunan tahap I terminal multipurpose yang baru saja selesai dibangun.

Menko Luhut mengungkapkan penghargaannya kepada PT Pelindo I sebagai pengembang pelabuhan Kuala Tanjung. Terminal ini memiliki fasilitas jembatan sepanjang 2,7 km, container yard dengan kapasitas 500 ribu TEUs (twenty-foot equivalent unit) dan dermaga sepanjang 500 meter.

"Mereka ini bisa membuat perusahaannya lebih bagus ke depan. Kompetensi efisiensi, disiplin, dan team work. Kalau itu dilakukan saya kira Pelindo I akan tambah bagus dengan manajemen atau Dirut yang ada sekarang ini," ujar Menko Luhut dalam keterangannya, Sabtu (14/1).

Menko Luhut juga menyatakan dukungannya terkait rencana Pelindo untuk membangun pembangkit listrik di area pelabuhan tersebut.

"Kalau bisa nanti PT Inalum bantu membangun listriknya, kita naikkan saja sendiri (kapasitas pembangkit listrik). Sehingga tidak terlalu tergantung pada PLN. Costnya juga bisa lebih murah, dengan sharing investasi," katanya.

Luhut mengatakan dengan pembangunan yang terus dilakukan diharapkan, perekonomian terus meningkat dan lebih efisien.

"Jika selesai, kapasitas Kuala Tanjung sendiri akan sampai ke 7,5 juta TEUs," tegas Luhut.

"Kalau terintegrasi dengan Inalum dan industri palm oil yang ada di sini akan jadi satu pusat perekonomian yang lebih besar dan ekonomi akan lebih efisien," lanjutnya.

Tahap kedua pembangunan pelabuhan direncanakan selesai pada tahun 2018. Tahap kedua meliputi pengembangan kawasan industri seluas 3.000 hektar.

Tahap ketiga adalah pembangunan Terminal Hub Peti Kemas Internasional, yang dijadwalkan bisa selesai pada tahun 2019, dan tahap keempat adalah pembuatan kawasan industri terintegrasi kota pelabuhan (city port) yang dijadwalkan selesai pada tahun 2023. [sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini