Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Luhut Minta ke Bos TikTok: Jangan Masukkan Konten Politik

Luhut Minta ke Bos TikTok: Jangan Masukkan Konten Politik Menko Luhut Panjaitan. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta TikTok tidak memasukkan konten politik. Permintaan ini disampaikan langsung di hadapan CEO TikTok, Shou Zi Chew.

"Mohon (TikTok) membuat bisnis yang baik di Indonesia, tapi tolong jangan masuk politik," kata Menko Luhut dalam acara TikTok Southeast Asia Socio-Economic Impact Report di Hotel The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (15/6).

Menko Luhut menjelaskan konten politik yang dilarang ialah terkait politik identitas. Dia menilai, konten politik identitas berisiko untuk menimbulkan pertikaian hingga memecah belah bangsa.

"Jangan politik-politik yang identitas, yang membuat pertikaian, permusuhan, jangan," ucap dia menekankan.

Meski begitu, Luhut mempersilahkan TikTok untuk memasukkan konten politik yang bersifat konstruktif. Antara lain terkait program-program yang dicanangkan pemerintahan Jokowi. "(Konten) politik yang bicara bagaimana program yang dibuat pak Jokowi ini bisa dipercepat, lebih fokus, lebih efisien ke depan," jelasnya.

Luhut menilai, sejumlah program pembangunan yang dicanangkan pemerintahan Jokowi tersebut penting untuk terus dilanjutkan. Menurutnya, program-program tersebut telah teruji menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi sulit akibat Covid-19.

"Program yang dibuat pak Jokowi sekarang, menurut saya ndak bisa di stop. Karena kita sudah buktikan keadaan ekonomi yang paling susah pun kita punya ekonomi dengan downstream industry, dengan dekarbonisasi, dengan digitalisasi, dengan dana desa, tentu harga komoditas itu membikin ketahanan ekonomi kita jadi terbukti bagus," pungkasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP