LPS: Tiga Bank BPR Ditutup Sepanjang 2019

Senin, 13 Mei 2019 20:05 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
LPS: Tiga Bank BPR Ditutup Sepanjang 2019 BPR. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melikuidasi atau menutup 3 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sepanjang Januari hingga April 2019. Sementara selama 2018, LPS telah melikuidasi 7 BPR.

Kepala Eksekutif LPS, Fauzi Ichsan mengatakan ,likuidasi dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha BPR tersebut. Dia mengungkapkan BPR dilikuidasi tahun ini terdiri dari 2 BPR dan 1 BPR Syariah (BPRS).

"Kinerja operasional Januari-April 2019, ada 3 bank yang dicabut izin usahanya, dibandingkan dengan 7 BPR pada 2018," kata dia di kantornya, Senin (13/5).

BPR yang dilikuidasi adalah BPR Panca Dana dengan aset sebesar Rp7,99 miliar dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp5,9 miliar. Kemudian BPR Safir dengan aset Rp86,69 miliar dan Deposito sebesar Rp100,5 miliar, dan BPRS Jabal. Tsur dengan aset Rp 13,26 miliar dan deposito sebesar Rp8,8 miliar.

"Sehingga total perbankan yang dilikuidasi adalah 95 bank, terdiri dari 1 bank komersial dan 94 BPR," ungkapnya.

Dia menambahkan, total aset LPS hingga akhir April 2019 mencapai Rp110,3 triliun, naik dibandingkan Desember 2018 sebesar Rp102,7 triliun. Aset tersebut terdiri dari investasi sebesar Rp97,72 triliun, piutang sebesar Rp12,12 triliun, aset tetap sebesar Rp124,2 miliar, dan aset lainnya sebesar Rp1,13 miliar.

"Pendapatan dari Januari hingga April 2019 berjumlah Rp8,21 triliun, selama 2018 itu Rp18 triliun. Beban klaim dari Januari hingga April 2019, ada beban klaim sekitar Rp41 miliar, selama 2018 Rp70 miliar," tutupnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BPR
  3. LPS
  4. Perbankan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini