LPS Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan Melempem Di Kuartal Pertama 2020

Jumat, 24 Januari 2020 17:34 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
LPS Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan Melempem Di Kuartal Pertama 2020 halim alamsyah. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit perbankan hingga kuartal I-2020 masih melemah. Angka penyaluran kredit diperkirakan berada di bawah 7 persen.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah menjelaskan, masih lemahnya penyaluran kredit tersebut didorong oleh beberapa hal. Salah satunya adalah sebagai dampak dari kebijakan pemerintah yang masih akan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) atau front loading meski lebih terukur.

"Pertumbuhan kredit kuartal pertama diperkirakan belum tinggi, pertumbuhannya diperkirakan tidak terlalu berbeda dengan akhir tahun lalu diperkirakan masih di bawah 7 persen," kata Halim, di kantornya, Jakarta, Jumat (24/1).

Namun demikian, dia LPS melihat optimisme dan stabilitas keuangan masih tetap terjaga dengan likuiditas yang memadai. Menurutnya, kredit yang melemah dapat mengurangi kebutuhan likuiditas perbankan.

1 dari 1 halaman

Likuiditas Perbankan Terjaga

terjaga rev1

LPS juga memandang likuiditas perbankan hingga kuartal I-2019 masih akan stabil dan terjaga di tengah pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang masih kuat. LPS pun mencatatkan pertumbuhan DPK sepanjang tahun 2019 telah mencapai 6,54 persen.

"Kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau stabil dengan kecenderungan membaik sejalan dengan pertumbuhan simpanan yang lebih seimbang dengan laju ekspansi kredit," ujarnya.

LPS juga mencatatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan hingga Desember 2019 mencapai 94,57 persen. Meskipun begitu, LPS mengimbau kepada perbankan untuk mewaspadai beberapa risiko di antaranya tekanan likuiditas pada sebagian bank kelas menengah yang lebih ketat dibanding kelompok bank besar dan kecil

"Berdasarkan data internal OJK, LDR perbankan cenderung turun menjadi 92,88 persen pada November 2019 dari 93,26 persen pada September 2019. Pertumbuhan DPK bank umum pada November 2019 naik tipis menjadi 6,72 persen yoy dari 6,29 persen yoy di September 2019. Sementara pada saat yang sama, pertumbuhan kredit berada di level 7,05 persen yoy pada November 2019," tutupnya. [idr]

Baca juga:
LPS Beberkan Risiko Penyebab Pengetatan Likuiditas Perbankan Tahun ini
LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps Menjadi 6 Persen
Kuartal IV 2019, LPS Catat Jumlah Tabungan Bersaldo di Bawah Rp500 Juta Turun
Bank Indonesia, OJK dan LPS Integrasikan Data Laporan Perbankan
Jiwasraya Bakal Bentuk Lembaga Penjamin Polis, Ini Tantangannya

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. LPS
  3. Perbankan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini