Lindungi Industri Baja Dalam Negeri, Sandiaga Dorong Percepatan Penerapan SNI

Minggu, 2 Februari 2020 11:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Lindungi Industri Baja Dalam Negeri, Sandiaga Dorong Percepatan Penerapan SNI Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Pemerintah terus mendorong pengembangan industri konstruksi menggunakan produk dalam negeri. Upaya ini merupakan salah satu bentuk komitmen Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan industri dalam negeri, agar terhindar dari serbuan barang impor. Salah satu langkahnya dengan mendorong penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk baja ringan.

Pelaku Usaha Kontruksi, Sandiaga Uno, mendukung langkah percepatan SNI baja ringan. Dia mengungkapkan saat ini pola perdagangan sudah sangat terbuka. Namun, pemerintah seharusnya tetap membantu dengan memastikan bahwa pengusaha-pengusaha nasional mendapatkan akses terhadap teknologi terkini dan standarisasi.

"Saya sangat mendukung selama SNI (baja ringan) ini menghadirkan suatu level playing field. Satu pola persaingan yang fair yang adil untuk seluruh pemain. Jadi jangan menguntungkan satu pengusaha tapi ini justru kesempatan kita juga untuk memastikan produk-produk untuk industri konstruksi itu terjaga kualitasnya," tutur Sandi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Roll Former Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma, menyatakan pihaknya juga terus berjuang melindungi produk baja ringan nasional dari serbuan baja impor.

"Kami mencoba meyakinkan pemerintah, permintaan untuk percepatan agar SNI baja ringan segera terealisasi. Tujuan dasarnya melindungi seluruh konsumen, seluruh komponen konstruksi, baik pelaku konstruksi maupun end usernya sendiri yaitu pemilik rumah atau bangunan agar mendapat satu keamanan sehingga mereka tidak ragu lagi menggunakan baja ringan," terang Nico dikutip dati keterangannya, Minggu (2/2).

Saat ini langkah-langkah pendekatan terus dilakukan agar pemerintah mempercepat terealisasinya SNI baja ringan di Indonesia. Apalagi pemerintah saat ini tengah berjuang mengembangkan industri dalam negeri dan harus didukung semua pihak.

Baca Selanjutnya: Baja Impor Kuasai 55 Persen...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini