Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lima tahun lagi PLN kelola listrik hingga 100.000 MW

Lima tahun lagi PLN kelola listrik hingga 100.000 MW PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Hasil diskusi antara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, diputuskan PT PLN mengalami regionalisasi atau perannya dibagi antara pusat dan daerah.

Tujuannya agar kinerja perseroan efisien dan lebih ringan untuk memperkuat pelayanan ke masyarakat. Apalagi di masa mendatang beban perusahaan listrik tersebut semakin besar.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, dalam waktu lima tahun ke depan listrik yang dikelola PLN mencapai dua kali lipat, atau mencapai 100.000 MW.

"Struktur demand diperkuat 5 tahun lagi dua kali lipat dari sekarang 53.000 MW. ke depan PLN akan mengelola beban besar," kata Menteri ESDM Sudirman Said dalam diskusi 'Energi kita' yang digelar merdeka.com, RRI, IKN, IJTI dan Sewatama di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (30/8).

Sudirman menjelaskan, dengan regionalisasi, otomatis ada pembagian tugas antara PLN pusat dan PLN regional. Misalnya PLN pusat akan fokus pada pengembangan investasi baru sedangkan regional akan fokus pada pengembangan listrik yang sudah berjalan.

"Eksisting operation dan pelayanan. Sementara korporatnya akan fokus ke pengembangan, investasi, pembangunan pembangkit baru," ungkapnya.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman menambahkan, setelah mengalami regionalisasi PLN terbagi 7 regional, setiap regional dipimpin oleh Direktur Regional.

"Jadi PLN itu akan dibentuk regional. Akan ditunjuk Direktur regional sehingga keputusan itu jadi ada di regional tidak perlu ke pusat lagi," tambah dia. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP