Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kredit Tumbuh Tinggi, Laba Citibank Indonesia Tembus Rp 2 Triliun

Kredit Tumbuh Tinggi, Laba Citibank Indonesia Tembus Rp 2 Triliun Direksi Citibank. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Citibank Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 2 triliun dari pendapatan bunga bersih sebesar Rp 4,3 triliun sepanjang 2018. Hal itu ditopang oleh pertumbuhan double-digit pada kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Chief Executive Officer Citibank Indonesia, Batara Sianturi menargetkan pertumbuhan kredit dan DPK masing-masing sebesar 8 persen di 2018. Namun hasilnya kedua sektor tersebut mampu tumbuh hingga double digit. Bahkan pertumbuhan kredit mencapai tiga kali lipat dari target yaitu 26 persen.

"Bahwa target pertumbuhan kredit Citibank di 2018 cuma 8 persen menjadi 26 persen, demikian juga DPK target cuma 8 persen hasilnya 10 persen di 2018," kata dia dalam acara konferensi pers paparan kinerja di Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (29/3).

Dia menyebutkan, secara keseluruhan, portofolio kredit di akhir kuartal keempat meningkat 26 persen year-on-year menjadi Rp 49,9 triliun. "Kontribusi utama pertumbuhan portofolio kredit berasal dari lini bisnis Institutional Banking, terutama pada sektor industri manufaktur, pertambangan dan perantara keuangan (financial intermediary)," ujarnya.

Selain itu, dia menyebutkan kinerja yang positif ini ditunjang oleh kualitas Dana Pihak Ketiga berkelanjutan yang tumbuh sebesar 10 persen yang memungkinkan Bank untuk mencatatkan rasio lending-to-funding (RIM) yang solid sebesar 80,9 persen.

Namun demikian, meskipun mencatatkan pertumbuhan aset yang signifikan, Batara menegaskan tingkat kecukupan permodalan serta kualitas aset Bank tetap kuat, dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 23,53 persen dan rasio Non Performing Loan bruto dan netto masing-masing sebesar 2,27 persen dan 0,52 persen.

"Kami bangga dengan pertumbuhan kredit yang mencapai double digit. Citibank Indonesia memiliki neraca yang kokoh, tingkat permodalan dan tingkat likuiditas yang sangat memadai," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP