Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KNKT: Pesawat Lion Air JT 610 sudah alami kerusakan sebelum terjadi kecelakaan

KNKT: Pesawat Lion Air JT 610 sudah alami kerusakan sebelum terjadi kecelakaan Lion Air. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut bahwa kondisi pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP ternyata sudah mengalami kerusakan sebelum terjadi kecelakaan pada Senin (29/10) lalu.

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, hal tersebut terungkap dari black box Flight Data Recorder (FDR) pesawat yang ditemukan beberapa hari lalu.

"FDR sudah kita download. FDR tersebut berdurasi yang direkam adalah 69 jam dan parameternya ada 1790 parameter dan yang terekam di dalam FDR itu adalah ada 19 penerbangan sebelumnya termasuk yang terakhir," kata dia dalam acara konferensi pers di kantornya, Senin (5/11).

Dia mengungkapkan, pada 4 penerbangan terakhir ditemukan kerusakan pada penunjuk kecepatan di pesawat atau Air Speed Indicator. "Jadi pada empat penerbangan terakhir ditemukan kerusakan pada istilahnya air speed indikator," ujarnya.

Dia mengungkapkan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan data terkait perbaikan yang dilakukan selama terjadi kerusakan ini.

"Jadi kami sedang secara mendetail mempelajari baik interview dari penerbang - penerbang (pilot) yang menerbangkan sebelumnya maupun data-data perbaikan yang telah dilakukan oleh teknisi - teknisi dari maskapai tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menyebutkan kerusakan terjadi pada 4 penerbangan sebelum insiden kecelakaan secara berurutan.

"Kita akan mereview lebih lanjut apa yang menjadi penyebab kerusakan, bagaimana perbaikan yang sudah dilakukan dan bagaimana pilot menerbangkan selama pesawat mengalami kerusakan ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, yang dimaksud empat penerbangan adalah berurutan. Empat penerbangan terakhir dari yang tercatat di blacbox mengalami kerusakan pada Air Speed Indicator.

Namun, untuk kerusakan lainnya sejauh ini belum diketahui. "Kemudian kerusakan yang lain apakah ada, kita belum teliti lebih lanjut. Kemudian inilah yang kita sedang cari, kerusakan ini akibat apa , apakah indikator yang rusak alat ukur atau sensornya yang rusak atau ada sistem komputer di dalamnya yang rusak, ini yang kita belum tahu ini yang akan kita cari tahu lebih lanjut," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP