KKP Ajak Masyarakat Tingkatkan Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan konsumsi ikan sebagai gaya hidup sehat dan investasi penting bagi terwujudnya generasi emas Indonesia 2045, seiring peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara aktif mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadikan konsumsi ikan sebagai bagian integral dari gaya hidup sehat. Ajakan ini merupakan langkah strategis dalam menyambut peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 yang akan jatuh pada tahun 2025 mendatang. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi pembentukan generasi emas Indonesia di masa depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Machmud, menjelaskan bahwa tema Harkannas 2025 adalah "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045". Tema ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, serta Asta Cita kedua yang menekankan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. KKP meyakini bahwa pemenuhan gizi, khususnya protein dari ikan, adalah kunci utama dalam pembangunan manusia unggul.
Untuk memeriahkan Harkannas ke-12, Ditjen PDSPKP KKP telah menyiapkan serangkaian kegiatan menarik yang akan berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2025. Berbagai acara ini dirancang untuk mengedukasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan konsumsi ikan. Puncak perayaan akan diselenggarakan di Anjungan Sarinah Jakarta, terbuka untuk umum, sebagai upaya mendekatkan semangat Harkannas kepada masyarakat luas.
KKP Dorong Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045
Visi KKP dalam mendorong konsumsi ikan tidak lepas dari target besar pembangunan sumber daya manusia unggul untuk Generasi Emas 2045. Plt. Dirjen PDSPKP KKP, Machmud, menegaskan bahwa protein ikan memiliki peran krusial dalam mencapai tujuan tersebut. Tema "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045" secara langsung mencerminkan komitmen ini, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Machmud menjelaskan bahwa visi tersebut terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan Asta Cita kedua. Fokusnya adalah pada penguatan sistem pertahanan negara serta pendorongan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. "Kami percaya pembangunan manusia unggul khususnya generasi emas bisa terwujud apabila kebutuhan gizi terutama proteinnya terpenuhi," kata Machmud.
Indonesia, sebagai negara maritim, memiliki potensi besar dalam menyediakan sumber protein ikan yang melimpah. Pemanfaatan sumber daya ini secara optimal diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung kemandirian pangan nasional. Konsumsi ikan yang tinggi juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kecerdasan bangsa.
Ragam Kegiatan Meriahkan Harkannas 2025
Dalam rangka menyambut Harkannas 2025, Ditjen PDSPKP KKP telah merancang berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Rangkaian acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan serta mempromosikan produk kelautan dan perikanan Indonesia.
- **Bimbingan Teknis (Bimtek)**: Penanganan dan pengolahan ikan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 8 Oktober, 22 Oktober, dan 8 November 2025.
- **Webinar Road to Harkannas**: Diselenggarakan pada 29 Oktober, 6 November, dan 13 November 2025.
- **Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional**: Seleksi awal daring pada 13-31 Oktober 2025, dengan grand final pada 21 November 2025.
- **Lomba Video Masak Ikan untuk Masyarakat**: Berlangsung pada 27 Oktober-15 November 2025.
- **Bazar Produk Kelautan dan Perikanan Spesial Harkannas**: Digelar pada 5-6 November 2025.
- **Bincang Bahari Spesial Harkannas**: Akan dilaksanakan pada 19 November 2025.
- **Investment and Business Matching**: Mengusung topik "Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries" di Ballroom Gedung Mina Bahari (GMB) 3 KKP pada 20 November 2025.
Peringatan Harkannas 2025 akan dibuka secara hybrid pada 21 November 2025 di GMB 3 KKP, bersamaan dengan Grand Final Lomba Masak Serba Ikan dan Final Lomba Storytelling. Puncak acara akan berlangsung di Anjungan Sarinah Jakarta pada 23 November 2025, bertepatan dengan kegiatan car free day. "Kami menyadari, car free day adalah ruang publik dan tempat yang tepat untuk merayakan Harkannas dengan masyarakat. Jadi sampai jumpa di sana," ungkap Machmud.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Dukungan Daerah
Penyelenggaraan Harkannas 2025 didukung oleh kolaborasi kuat dari berbagai pihak, menunjukkan sinergi antara pemerintah, swasta, dan organisasi non-pemerintah. Kementerian Koordinator Bidang Pangan turut mendukung, bersama mitra strategis seperti Shopee, Royco, Heinz ABC, Regal Springs Indonesia, WWF Indonesia, Delta Food, PT. Bank Mandiri, PT BNI, PT. Komira, PT. Perindo, PT. Sekar Bumi, serta mitra lainnya.
Kolaborasi ini terwujud dalam beragam kegiatan yang menarik dan edukatif, termasuk live shopping, demo masak, bazar kuliner ikan, kampanye gemarikan, pembagian ikan gratis, serta berbagai promosi dan edukasi mengenai perikanan berkelanjutan. Keterlibatan berbagai pihak ini memperkuat pesan tentang pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan ekonomi.
Selain itu, semangat Harkannas juga merambah ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah dan pihak swasta di berbagai wilayah turut memeriahkan peringatan ini dengan beragam kegiatan lokal. Inisiatif ini membuktikan bahwa gerakan peningkatan konsumsi ikan bukan hanya program pusat, tetapi telah menjadi gerakan bersama yang masif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan unggul di seluruh pelosok negeri.
Program Gemarikan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya telah menekankan bahwa salah satu upaya efektif untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat adalah melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program ini telah menjadi tulang punggung dalam kampanye peningkatan gizi nasional.
Peningkatan konsumsi ikan melalui Gemarikan diharapkan dapat memberikan manfaat ganda. Pertama, memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara luas, khususnya protein hewani yang esensial. Kedua, secara langsung membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan. Dengan permintaan ikan yang lebih tinggi, pendapatan mereka juga akan meningkat, menciptakan siklus ekonomi yang positif di sektor kelautan dan perikanan.
Melalui berbagai upaya ini, KKP bertekad untuk terus mendorong masyarakat agar menjadikan ikan sebagai pilihan utama dalam menu harian mereka. Hal ini tidak hanya demi kesehatan individu, tetapi juga demi kemajuan bangsa dan keberlanjutan sektor perikanan Indonesia.
Sumber: AntaraNews