Kepercayaan Diri & Komunikasi Efektif Jadi Kunci Sukses Entrepreneur di Era Digital

Senin, 16 Desember 2019 17:27 Reporter : Idris Rusadi Putra
Kepercayaan Diri & Komunikasi Efektif Jadi Kunci Sukses Entrepreneur di Era Digital STISIP Widuri. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Gempuran revolusi industri dan teknologi digital 4.0 tidak dapat dibendung lagi. Pilihan sebagai mahasiswa siap menghadapi, atau digilas zaman. Hampir semua lembaga pendidikan menyiapkan mahasiswa yang siap bersaing di era digital tersebut. Salah satunya kampus STISIP Widuri.

Kampus tersebut menyiapkan kelahiran jiwa entrepreneur yang di kalangan mahasiswa dengan menumbuhkan keberanian untuk melakukan sesuatu di luar dari perilaku kebiasaan, namun tetap ditata dengan cara berkomunikasi yang efektif.

"Komunikasi memainkan peran penting dalam berbicara di depan umum. Era digital 4.0 tidak dapat dibendung lagi dan mengharuskan mahasiswa maupun individu untuk siap menghadapi zaman dengan memiliki kemampuan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif sebenarnya adalah tulang punggung berbicara di depan umum dan dapat memastikan bahwa pesan mencapai audien dalam bentuk yang benar dan diinginkan sehingga kebutuhan akan skill komunikasi semakin dibutuhkan dan harus mutlak ada," kata Dosen STISIP Widuri, Dr. Alina.

Hadirnya kegiatan 'Widuri dan Kemandirian' yang diprakasai oleh mahasiswa Widuri yang sedang mengambil perkuliahan Komunikasi Kewirausahaan semester 3 dan mahasiswa Manajemen Even Organizing semester 5 ini patut mendapat apresiasi karena telah berhasil menerapkan pola komunikasi yang tertata dalam bentuk keterampilan public speaking yang menyatukan teori kewirausahaan, ilmu komunikasi dan penilaian akademis sebagai kegiatan akhir semester bersama dengan beberapa media partner dan didukung juga oleh beberapa perusahaan dengan bidang usaha yang berbeda yang berskala nasional.

Melalui 3 karya terpadu ini diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan individu dalam menciptakan peluang ekonomis dari sebuah ide usaha baik skala kecil maupun skala besar. Karena itu, mata kuliah Kewirausahaan komunikasi dan Manajemen Event Organizing menjadi mata kuliah wajib di kampus widuri agar mahasiswa mampu menemukan inovasi bisnis di masyarakat untuk menjawab tantangan perkembangan zaman juga selaras dengan makna dan arti entrepreneur.

Seorang entrepreneur, bukanlah orang yang memilih usaha di semua bidang, namun memilih bidang usaha yang cocok dengan kemampuan dan minat yang dimiliki lalu mempelajari, mengamati dari dekat, mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, dan yang terpenting mau bergerak dengan pengetahuannya untuk membangun usaha dengan dukungan aplikasi ilmu dan teknologi supermodern dalam menghadapi era digital 4.0. Di era revolusi industri 4.0, sangat penting membangun karakter bisnis atau entrepreunership mahasiswa. Agar mereka memiliki kesadaran mengubah budaya kerja ‘mencari kerja’ menjadi budaya ‘menciptakan kerja dan lapangan kerja’. Spirit entrepreneur harus ada di dalam diri mahasiswa, khususnya mahasiswa Widuri.

"Karena itu, gemblengan pembelajaran entrepreneur di jenjang pendidikan tinggi amat penting demi mencetak wirausahawan muda yang lebih siap berkompetisi untuk membuat hal-hal yang baru."

1 dari 1 halaman

Kampus Jadi Katalisator Cetak Entrepreneur Muda

Melalui pendidikan yang diberikan di kampus akan memberikan kontribusi positif sebagai katalisator dalam mengembangkan cita-citanya sebagai entrepreneur muda. Selain pendidikan, kreativitas juga menjadi salah satu andalan para entrepreneur muda. Sebagai entrepreneur muda memang perlu kreatif dalam menelurkan produk yang bakal diproduksi, juga diperlukan keberanian dan sedikit nekat seperti dalam kegiatan terpadu 1 hari ini yang telah dirancang oleh mahasiswa semester 3 dan 5.

Adapun seminar 'Widuri dan Kemandirian' akan digelar pada Rabu, 18 Desember 2019 Pukul 15.00 21.00 di Kampus Widuri. Detailnya, acara ini terdiri dari 3 sub event, pertama, Seminar 'Widuri dan Kemandirian' akan digelar pada Rabu, 18 Desember 2019 Pukul 16.00 18.00 di Aula Kampus Widuri. Detailnya, seminar ini akan diisi oleh Amie Ardhini yang merupakan News Anchor Metro TV, Agatha Meydiana Febry yang merupakan Head of Business Development Spacestock serta Herry Yanto Kwe yang merupakan Owner of Hotel Management Skyhotel Sanjaya Legian dan dipandu oleh Agung Patera, sebagai moderator yang merupakan seorang Vice President Tax dan Finance pada perusahaan pertambangan dan seorang mahasiswa S3, Ilmu Komunikasi di USAHID Jakarta.

istimewa 2019 Merdeka.com

Kedua Zumba Aerobik yang dipandu oleh Zumba Instruktur yang ahli dibidangnya. Ketiga Bazar Kuliner yang di dalamnya terdapat berbagai macam makanan dan minuman khas Millenial.

Acara ini juga terselenggara atas dukungan beberapa pihak seperti YPPSDA (Yayasan Pendidikan Pekerjaan Sosial Dian Agape), STISIP WIDURI, Bakti Nusa Persada Yogyakarta, PT Petro China, PT Mitra Karya Lentera, Kinasih Resort dan Conference, PT Parama Dharma, Focus Convensindo, Bank BCA, Doogether Teman Hidup Sehat, YAZA, Puri Orchard Apartment, Olatte, Bio Medika Laboratorium Klinik. Since 1983 dan PT Pesona Diamond. [idr]

Baca juga:
MIS Group Rilis Platform Digital, Dorong Ekosistem Ekonomi Kerakyatan
Megaxus Kirim Atlet e-Sport Indonesia ke AWC 2019 Shanghai
Meet Taipei 2019 Bertabur Ratusan Startup Potensial di Asia
Platform Indiegogo Undang Startup Indonesia ke Pasar Eropa dan Amerika Utara
Mario Suntanu: Margin Kami Sehat, Bukan Margin Subsidi Akuisisi Kustomer Baru

Topik berita Terkait:
  1. Ekonomi Digital
  2. Tips Sukses
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini