Kementerian Pariwisata prediksi Indonesia hanya raup 14 juta wisatawan asing di 2017

Kamis, 21 Desember 2017 18:49 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Kementerian Pariwisata prediksi Indonesia hanya raup 14 juta wisatawan asing di 2017 Turis asing melakukan canyoning di Kirana Canyon, Bali. © Lonely Planet

Merdeka.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memproyeksikan jumlah total kunjungan wisatawan asing akan mencapai 14 juta wisman hingga Desember 2017. Indonesia menargetkan mampu menjaring 15 juta wisman sepanjang tahun ini.

Sementara, posisi pariwisata Indonesia pada Januari-Oktober 2017 tumbuh 24 persen. "Angka ini telah menempatkan Indonesia dalam 20 besar negara-negara dengan pertumbuhan tertinggi," kata Menpar Arief Yahya dikutip dari Antara dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (21/12).

Menteri Arief menjelaskan, capaian angka sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada periode Januari hingga Oktober 2017 secara kumulatif sebesar 11.617.828 wisman atau tumbuh 24 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016 sebanyak 9.403.614 wisman.

Dibandingkan negara tetangga, Indonesia masih lebih unggul misalnya dari Malaysia yang hanya tumbuh 0,87 persen pada Januari-Mei 2017, Singapura 3,83 persen pada Januari-Juli 2017, Thailand 6,69 persen pada Januari-Oktober 2017. Indonesia kalah dari Vietnam yang tumbuh 25,2 persen pada Januari-November 2017.

"Pertumbuhan pariwisata Indonesia sebesar 24 persen, jauh di atas pertumbuhan pariwisata regional ASEAN 7 persen dan pariwisata dunia 6,4 persen, ini menguatkan keyakinan kita untuk meraih target pada 2018 sebesar 17 juta wisman," kata Menteri Arief.

Dia pun berharap kondisi Bali segera pulih kembali mengingat "Great Bali" merupakan pencetak wisman terbesar dengan kontribusi 40 persen terhadap pariwisata nasional.

Sementara terkait pergerakkan wisatawan nusantara, Menpar Arief Yahya memaparkan perkiraan realisasi pergerakan wisnus yang pada Oktober 2017 sebanyak 25.077.000 wisnus dengan pengeluaran mencapai Rp 22,92 triliun.

Sedangkan secara kumulatif Januari-Oktober 2017 sebanyak 252.569.465 pergerakan wisnus dengan pengeluaran sebesar Rp 230,91 triliun.

Capaian wisnus pada Januari-Oktober 2017 lebih tinggi 14 persen dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 221,5 juta wisnus. "Tahun ini target 265 juta pergerakan wisnus optimistis akan terlampaui," kata Arief Yahya.

Pada November target pergerakan wisnus sebesar 19,5 juta dan Desember 2017 sebesar 24 juta, sedangkan angka prognosis wisnus pada bulan sebelumnya antara 20 juta hingga 27 juta.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini