Kemenkeu dan OJK Masih Dalami Laporan Keuangan Garuda Indonesia

Selasa, 18 Juni 2019 16:12 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kemenkeu dan OJK Masih Dalami Laporan Keuangan Garuda Indonesia Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Hadiyanto mengaku masih mendalami proses pemeriksaan laporan keuangan tahun 2018 milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Sejauh ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengungkap hasil laporan tersebut.

"Kita masih akan bertemu dengan OJK untuk bersama-sama menyikapi hasil pemeriksaan dari OJK maupun Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (P2PK)," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/7).

Dia menyebut, OJK memiliki kewenangan besar untuk mengambil sikap terhadap Garuda Indonesia yang merupakan perusahaan terbuka. Kemudian P2PK sendiri akan mendalami dan memeriksa dari profesi akuntingnya dan auditornya.

"Nanti akan ada keluar sikap dari OJK dan P2PK terhadap permasalahan ini," imbuhnya.

Kendati begitu, Hadiyanto menegaskan apabila memang ditemukan kesalahan dalam laporan yang diterbitkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional) akan ada sanksi tegas dari pemerintah.

"Macam-macam tergantung level pelanggarannya, kan ada berat dan ringan, pembekuan, rekomendasi skorsing dan lain-lain," katanya.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga masih menunggu keputusan final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait sanksi yang akan diberikan kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) atas laporan keuangan perusahaan yang menuai polemik.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, manajemen bursa kini sedang berkoordinasi intens dengan pihak OJK perihal nasib maskapai pelat merah tersebut ke depan.

"Kami sudah koordinasi dengan OJK. Dan sedang menunggu keputusan final dari OJK," tuturnya di Gedung BEI, Senin (17/6). [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini