Kemenekraf Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Motor Penguat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) serius mendorong pengembangan Kekayaan Intelektual (IP) sebagai penguat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Simak bagaimana event IGX dan IDE 2026 menjadi katalisator penting bagi Kekayaan Intelektual lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenekraf Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Motor Penguat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) serius mendorong pengembangan Kekayaan Intelektual (IP) sebagai penguat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Simak bagaimana event IGX dan IDE 2026 menjadi katalisator penting bagi Kekayaan Intelektual lokal. (AntaraNews)

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kreatif nasional. Upaya ini difokuskan pada penguatan Kekayaan Intelektual (IP) sebagai elemen kunci yang memberikan nilai tambah signifikan pada setiap karya.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya secara aktif mendorong hadirnya IP sebagai motor penggerak untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pelaku industri kreatif.

Dukungan Kemenekraf diwujudkan melalui berbagai program strategis, termasuk penyelenggaraan event berskala nasional seperti Indonesia Game Expo (IGX) dan Indonesia Diecast Expo (IDE) 2026. Event-event ini diharapkan menjadi platform vital bagi pengembangan Kekayaan Intelektual, khususnya pada subsektor gim dan kriya.

Peran Kekayaan Intelektual dalam Ekosistem Kreatif

Kekayaan Intelektual (IP) memegang peranan sentral dalam menentukan daya saing dan keberlanjutan produk kreatif di pasar global. Kemenekraf melihat IP bukan hanya sebagai hak cipta, melainkan sebagai aset strategis yang mampu meningkatkan nilai ekonomi suatu karya.

Menurut Teuku Riefky Harsya, keberlanjutan sebuah event dan lahirnya IP dari para pelaku industri merupakan aspek krusial yang harus terus didukung. Kemenekraf berkomitmen penuh untuk mengolaborasikan IGX dan IDE dengan berbagai mitra strategis, guna memperkuat penyelenggaraan event kreatif di Indonesia. "Di sisi lain, kami ingin memperkuat IP yang lahir dari konten serta para exhibitor lokal yang terlibat," ujar Riefky.

Penguatan Kekayaan Intelektual lokal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih mandiri dan inovatif. Dengan demikian, produk-produk kreatif Indonesia tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional, membawa nama baik bangsa.

IGX dan IDE 2026: Wadah Pengembangan Kekayaan Intelektual Lokal

Indonesia Game Expo (IGX) dan Indonesia Diecast Expo (IDE) 2026 menjadi bukti nyata dukungan Kemenekraf terhadap pengembangan Kekayaan Intelektual. IGX merupakan perayaan pop culture tahunan yang menawarkan pengalaman imersif, menggabungkan anime, gim, dan komik dalam satu platform yang menarik.

Sementara itu, IDE dikenal sebagai event IP terbesar di Asia Tenggara yang menjadi pusat komunitas dan kolektor diecast. Account Executive Langgeng Pariwara Internasional, Irfanda Fikiransyah, menyatakan bahwa IDE 2026 akan mengusung semangat kebersamaan. Melalui event ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengembangkan talenta lokal. "Indonesia memiliki banyak customizer berbakat, dan beberapa di antaranya bahkan telah dipercaya untuk berkolaborasi dengan brand diecast ternama," kata Irfanda, menyoroti daya saing talenta kreatif Indonesia.

CEO IGX, Andry Gosal, menambahkan bahwa IGX hadir untuk memperlihatkan cakupan luas dunia pop culture yang saling terhubung, dari hiburan hingga produk kreatif. Berbagai Kekayaan Intelektual yang berkembang dalam ekosistem tersebut terus dihadirkan sebagai bagian dari pengalaman pengunjung. "Karena itu, kami tidak ingin pengunjung hanya datang untuk berbelanja atau sekadar melihat-lihat, tetapi juga memperoleh pengalaman yang berkesan dan mendorong apresiasi terhadap karya anak bangsa," jelas Andry.

Kedua event ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan interaktif bagi pengunjung. Masyarakat dapat datang untuk bermain, mencoba berbagai produk, serta merasakan langsung kualitas gim maupun produk lokal yang inovatif.

Potensi Talenta Kreatif Indonesia dalam Pengembangan Kekayaan Intelektual

Dukungan terhadap event seperti IGX dan IDE 2026 tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga pada pengembangan potensi talenta kreatif Indonesia. Irfanda Fikiransyah menekankan bahwa talenta kreatif Indonesia memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional, terbukti dari kolaborasi dengan merek-merek ternama.

Kemenekraf percaya bahwa dengan platform yang tepat, talenta-talenta ini dapat terus berkembang dan menghasilkan Kekayaan Intelektual yang berkualitas tinggi. Ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri kreatif global.

Penyelenggaraan event-event semacam ini juga menjadi ajang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda. Mereka dapat melihat langsung bagaimana Kekayaan Intelektual dikembangkan, dipasarkan, dan dihargai, sehingga memicu minat untuk berkarya dan berinovasi di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi