Kembangkan UMKM lokal, Go-Jek gelar Go-Food Festival

Minggu, 6 Mei 2018 10:24 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Go-Jek adakan festival kuliner di GBK. ©2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Perusahaan ojek online, Go-Jek menyelenggarakan Go-Food Festival dengan menggandeng mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di seluruh Indonesia. Acara ini digelar serentak di 11 kota pada 5 hingga 13 Mei 2018.

CEO dan Founder Go-Jek, Nadiem Makarim mengatakan Go-Food Festival, yang bakal diselenggarakan selama satu tahun penuh ini, menegaskan komitmen Go-Jek untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kuliner.

"Go-Food bisa menjadi agregator kuliner terbesar di Indonesia berkat pengusaha UMKM kuliner yang bermitra dengan kami. Ini saatnya kami membantu mereka supaya bisa berkembang lebih besar lagi. Karena itu, kami menggelar Hari Kuliner Nasional Go-Food dan juga menghadirkan Go-Food Festival," ungkapnya di Jakarta, Sabtu (5/5).

Dia menjelaskan, saat ini, Go-Food telah menjadi salah satu layanan pesan-antar terbesar di dunia di luar China, dengan menggandeng lebih dari 150.000 merchant. "Kami percaya dengan membantu UMKM untuk lebih berkembang Go-Jek bisa semakin memberikan dampak positif kepada ekonomi Indonesia. UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, dan terbukti tahan krisis," kata Nadiem.

Sementara itu, Chief Commercial Expansion Go-Jek, Catherine Hindra menambahkan, Go-Food ingin merangkul lebih banyak lagi pelaku UMKM kuliner terutama yang dari daerah untuk bisa membuka cabang dan meningkatkan skaIa bisnisnya.

"Pada tahap awal, sudah ada UMKM dari 14 kota di Indonesia yang bergabung di GBK Go-Food Festival, dari Indonesia barat sampai ke timur," ujar dia.

GBK GO-FOOD Festival menggunakan konsep foodcourt atau pujasera (pusat jajanan serba ada) di mana para pengusaha UMKM dapat menawarkan produk kulinernya.Berdasar data dari 6 lokasi yang sudah ada, rata-rata transaksi per bulannya bisa mencapai 50 ribu tiap lokasi.

"Yang berbeda dengan konsep food court pada umumnya para pengusaha tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayan. Kami juga akan menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro," lanjut Catherine. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini