KEIN ingatkan pemerintah waspada dampak tahun politik pada ekonomi
Merdeka.com - Komite Ekonomi dan Industri Indonesia (KEIN) mengingatkan pemerintah terkait dampak pemilihan umum (pemilu) seperti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Banyak negara yang mengalami kegagalan ekonomi akibat terjadinya gejolak politik di dalam negeri. Sebut saja Venezuela yang mengalami krisis parah saat ini.
"Ini tahun politik, 2019 ada Pilpres, banyak negara yang gagal ekonominya karena gejolak politik, itu di negara-negara Amerika Latin, seperti Venezuela," ujar Ketua KEIN, Soetrisno Bachir, di Jakarta, Senin (4/6).
Namun demikian, ada juga negara yang ekonominya tetap baik meski terjadi gejolak politik di dalam negeri. Hal ini seperti yang dialami oleh negara-negara di kawasan Asia Timur dan Eropa Barat.
"Tapi ada negara yang berhasil lewati itu, misalnya Jepang, Korea, Taiwan, negara-negara Eropa Barat. Debat di parlemennya lebih kasar dari kita tapi tidak mempengaruhi ekonomi, tidak ada kegaduhan politik," kata dia.
Oleh sebab itu, Soetrisno berharap pemerintah dan elemen masyarakat lain mampu menjaga agar kegiatan politik yang berlangsung di tahun ini dan tahun depan tetap tidak sampai menimbulkan gejolak. Dengan demikian, ekonomi tetap bisa tumbuh seperti yang diharapkan.
"Ini pemilu berbarengan, legislatif, presiden. Konsentrasi kita jangan sampai persoalan politik 5 tahun sekali terjadi. Padahal meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu harus selalu yang kita lakukan. Bagaimana agar politik gaduh tidak apa-apa, tapi jangan berimbas pada ekonomi," tandas dia.
Reporter: Septian DenySumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya