Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan Diperkirakan Capai Rp175,3 Triliun
Merdeka.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida Budiman memperkirakan kebutuhan uang tunai selama momen Ramadan dan Idul Fitri tahun ini sebesar Rp175,3 triliun atau tumbuh 13,4 persen dari realisasi tahun lalu.
"Kami memperkirakan ini dengan melihat angka-angka asumsi makro dan tren realisasi selama sejarahnya, termasuk program pemulihan ekonomi nasional seperti pencairan bantuan sosial tunai," ucap Aida dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (17/3).
Dia menegaskan, pihaknya siap memastikan ketersediaan uang di seluruh Indonesia selama periode Lebaran.
Terdapat tiga hal yang akan dilakukan bank sentral dalam memastikan ketersediaan uang untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, yakni distribusi yang akan dilakukan secara segera sebelum memasuki bulan Ramadhan dan untuk seluruh Indonesia, khususnya daerah di wilayah di luar Jawa.
Kemudian yang kedua adalah terus menjalankan program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yang khusus untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri memiliki tema layanan kas yaitu Serambi Rupiah Ramadan, Belanja Bijak, dan Rawat Rupiah.
"Tentunya dalam melakukan hal tersebut tetap akan memperhatikan protokol kesehatan, termasuk akan digunakan layanan kas digital dengan mengoptimalkan aplikasi dalam penukaran uang kas keliling ritel terjadwal," tutur Aida.
Dia menambahkan, langkah ketiga yang dilakukan adalah menjalankan program kerja tahunan BI yang pada tahun ini bertajuk Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang akan dilakukan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) di 18 pulau dan 16 provinsi Tanah Air.
Dengan demikian, seluruh hal tersebut merupakan langkah-langkah yang dilakukan agar ketersediaan uang rupiah yang berkualitas tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya