Kadin: Di negara lain, tarif tol makin lama makin turun

Kamis, 7 Desember 2017 18:56 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Anggota Kadin ikut Tax Amnesty. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rosan P Roeslani, mengatakan tarif tol seharusnya tidak dinaikkan. Dia menilai tarif tol seharusnya malah makin rendah.

"Kalau kami lihatnya jalan tol kalau misalnya sudah jadi, tarifnya bukan naik mestinya tarif malah turun kan," ungkapnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

"Mungkin para pengusaha jalan tol akan protes karena mereka ada planning-nya tapi mestinya tarifnya main lama makin turun, karena di negara lain makin lama makin turun," sambungnya.

Rosan menambahkan seharusnya kebijakan penyesuaian tarif tol dikaji dan dilihat dampaknya secara luas sehingga masyarakat tidak dibebani. "Kan kita melihat kepentingan secara luas kalau tarifnya makin rendah yang diuntungkan masyarakat," kata dia.

Selain itu, menurut dia, jika tarif tol tidak naik, maka akan menjaga perkembangan dunia usaha. "Tarif makin rendah, dunia usaha yang lewat disitu bebannya juga semakin rendah. Orang bilang jalan tol berapa sih (tarif), tapi kalau frekuensinya (pemakaian) banyak, ya lumayan juga (pengeluaran) itu," ujarnya.

"Kalau saya sih lihat tidak bisa untuk kepentingan sendiri tapi harus melihat kepentingan yang lebih luas gitu," tandas dia.

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.