Jurus pemerintah sederhanakan rantai pasokan B20

Kamis, 1 November 2018 21:18 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Jurus pemerintah sederhanakan rantai pasokan B20 Dirjen EBTKE Rida Mulyana. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, Pemerintah terus berupaya untuk menyederhanakan rantai suplai B20.

Saat ini pabrik Fame terkonsentrasi di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Hal ini, diakui tidak efisien dalam proses distribusi B20 ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

"Yang tadi itu semangatnya penyederhanaan dari konfigurasi rantai pasokan. Kan sekarang pabrik Fame terkonsentrasi di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan sementara yang dilayani selama ini sampai 112 TBBM," kata dia, saat ditemui, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/11).

"Itu konsekuensinya memerlukan kapal yang banyak. Itu juga kalau ada. Intinya tidak efektif dan efisien. Yang tadi dirapatkan bagaimana menyederhanakan itu," jelasnya.

Dia mengatakan dalam rapat yang dilaksanakan di Kantor Menko Perekonomian, telah diputuskan bahwa ke-112 TBBM tersebut akan dibagi dalam 10 cluster.

"Bagaimana 112 kemudian di clustering. Nah konsekuensinya seperti apa. 6 di kilang Pertamina ditambah 4 tujuan yang eks impor. Ada yang di Medan, di Kalimantan. Sudah (ditentukan) 10 (cluster)-nya tinggal kesiapannya yang akan dibahas lagi Senin (pekan depan)," ujarnya.

Terkait kesiapan pelaksanaan 10 cluster tersebut, kata Rida, Pemerintah masih menunggu kajian dari pihak Pertamina. Kajian Pertamina akan kembali dibahas pada rapat yang akan kembali diadakan.

"Termasuk misalnya keperluan tambahan floating storage di beberapa lokasi. Nah itu yang dibahas. Nah ini Pertamina akan kumpulkan data Senin rapat lagi," imbuh Rida.

Dia pun optimis bahwa dengan adanya 10 cluster ini, distribusi B20 menjadi lebih sederhana dan efisien sehingga dapat mendorong distribusi. Sejauh ini, proses distribusi B20, kata dia sudah berjalan baik.

"Udah jalan udah makin baik dengan konfigurasi semacam ini akan di atas 50 persen realisasinya," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini