Juni 2017, Taksi Express jual armada dan PHK 250 karyawan
Merdeka.com - PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan rencana penjualan aset berupa tanah dan rumah toko (Ruko) yang dimiliki perusahaan. Hal ini berdasarkan surat jawaban atas pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait laporan keuangan perusahaan yang berakhir pada 30 Juni 2017.
Penjualan aset berupa tanah masih dalam proses penjualan dan Perseroan telah menunjuk agen properti profesional untuk membantu penjualan tanah tersebut. Sebagian penjualan tanah bakal terealisasi pada periode berikutnya.
Selain itu, perusahaan juga berencana menjual 136 unit armada taksi dan 1 unit bus. Dengan realisasi dana yang didapat oleh Perseroan dari penjualan armada tersebut sekitar Rp 2,5 miliar dan sisanya sebesar Rp 3,5 miliar akan direalisasikan di periode berikutnya.
Nantinya, hasil penjualan tersebut sebagian besar akan digunakan untuk mengurangi kewajiban jangka panjang, dan juga untuk menunjang kegiatan usaha dan operasional.
Bukan hanya itu, PT Express juga melakukan pengkajian dan pemetaan kebutuhan karyawan dan tidak menutup kemungkinan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK), yang telah dilakukan sampai Juni 2017 sebanyak 250 karyawan.
Ini dikarenakan masih ada program rekrutmen pengemudi dengan pemberian diskon. Sehingga pengurangan karyawan ditujukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan efisiensi biaya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya