Jokowi Keluhkan Kemacetan Kuningan: Ke Sini Macet, 30 Menit Berhenti

Kamis, 28 November 2019 20:08 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Jokowi Keluhkan Kemacetan Kuningan: Ke Sini Macet, 30 Menit Berhenti Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara pertemuan tahunan Bank Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan.

Di awal sambutannya, Jokowi mengeluhkan akses menuju lokasi yang dipenuhi kemacetan.

"Tadi ke sini macet, 30 menit berhenti," kata dia di lokasi, Kamis (28/11).

Seperti diketahui, kawasan Kuningan tersebut terkenal dengan lalu lintasnya yang selalu macet dan dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dia pun mengaitkan hal tersebut dengan keputusan untuk memindahkan Ibu Kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Itulah kenapa ibu kota di pindah," ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Namun Jokowi juga menegaskan, kemacetan bukan hal utama yang menjadi alasan pemindahan ibu kota tersebut. "Dan karena alasan yang banyak lainnya," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Pelebaran Trotoar Solusi Kemacetan

solusi kemacetan rev1

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai pelebaran trotoar merupakan solusi dalam mengatasi kemacetan. Walaupun kebijakan tersebut menuai kritikan karena mengurangi lebar badan jalan.

"Nanti lihat saja kalau sudah jadi. Yang penting konsistensi lajur karena salah satu sebab mengapa terjadi kemacetan adalah lajurnya tidak konsisten," katanya di Balai Kota DKI Jakarta.

Dia menjelaskan, jalanan di Jakarta dari dua lajur berubah jadi tiga. Kemudian berubah menjadi dua lagi.

"Ini akhirnya justru menyebabkan kemacetan. Sekarang sedang dibuatkan konsisten, itu yang sedang dilakukan," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan, tidak semua pelebaran trotoar menggunakan lajur jalan karena tiap-tiap wilayah dilakukan tindakan berbeda-beda saat pelebaran jalan.

"Semua yang bicara mengenai trotoar, mengenai jalan, harus spesifik di mana, waktunya kapan. Karena kami kebijakannya kan nggak sama semua," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Masih Dibahas di 2020, Pendapatan Pajak ERP Belum Bisa Diprediksi
Urai Kemacetan di Jalan Raya Pasar Minggu, DKI Bangun Jalur Inspeksi
Ini Strategi DKI Urai Kemacetan & Persulit Kendaraan Pribadi Melintas di Jakarta
Jalan Margonda Depok akan Diterapkan Sistem ERP
Jakarta Akan Terapkan Sistem ERP pada 2020

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini