Jokowi ke Investor Dunia: Baterai Ponsel Anda Bisa Jadi Mengandung Nikel Indonesia

Senin, 13 Januari 2020 16:57 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Jokowi ke Investor Dunia: Baterai Ponsel Anda Bisa Jadi Mengandung Nikel Indonesia Jokowi buka raker kepala perwakilan RI. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat isu soal nikel Indonesia yang berkontribusi besar dalam industri baterai lithium ponsel. Hal ini disampaikannya saat memberikan pidato kunci dalam Abu Dhabi Sustainability Week (ADSB) 2020.

"Saya akan memulai, berbagi dengan Anda, sejumlah prediksi dalam 10 tahun, banyak di antara Anda akan membawa sebagian kecil dari Indonesia dalam kantong atau tas Anda, setiap hari. Pikirkan sebentar, tentang ponsel pintar Anda," kata Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari Antara di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Senin (13/1).

Presiden Jokowi mengatakan sekitar 50 persen baterai lithium-ion terbuat dari nikel. Sementara, Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia.

"Baterai lithium-ion di dalam ponsel pintar Anda boleh jadi mengandung nikel dari Indonesia," kata Presiden Jokowi.

1 dari 1 halaman

Kebutuhan Nikel Dunia Bakal Meningkat, Jokowi Undang Investasi Pengusaha Asing

dunia bakal meningkat jokowi undang investasi pengusaha asing

Seiring perkembangan kendaraan listrik, Presiden Jokowi menekankan peran Indonesia dalam memasok dunia dengan nikel akan semakin besar. "Elektrifikasi dari sistem transportasi kami seperti transisi ke kendaraan elektrik akan meningkatkan kebutuhan baterai lithium-ion dan nikel," katanya.

Menurut Presiden Jokowi, sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia bersiap untuk menyuplai cepatnya pertumbuhan kebutuhan dunia dan meningkatnya industri baterai lithium-ion. Maka dia pun mengajak para pengusaha dunia untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kami mengundang Anda untuk bermitra dengan kami, sebagaimana kami membangun industri domestik kami untuk memproduksi komponen dan pada akhirnya baterai-cell sebagai perluasan hilir secara alami produksi nikel kami," kata Presiden Jokowi.

Selain soal nikel, Presiden Jokowi juga mengangkat isu tentang biodiesel dan pembangunan ibu kota baru di Indonesia yang menganut konsep kota berkelanjutan.

[bim]

Baca juga:
Dilaporkan ke WTO, Indonesia Optimis Tak Langgar Aturan soal Pelarangan Ekspor Nikel
Mengupas Larangan Ekspor Nikel Indonesia ke Uni Eropa
Antam Fokus Hilirisasi di 2020 Usai Pemerintah Larang Ekspor Nikel Mentah
Luhut Gertak Eropa soal Ekspor Nikel: Jangan Pernah Dikte Kebijakan Indonesia
Kemendag Siap Hadapi Gugatan Biji Nikel Uni Eropa, Pakai Pengacara Asal Brasil
Jokowi Soal Uni Eropa Gugat RI Terkait Ekspor Nikel: Siapkan Lawyer Terbaik
Genjot Produksi Kendaraan Listrik, Pemerintah Diminta Serius Beri Kemudahan Investasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini