Janji Harga Sembako Turun di 100 Hari Kerja Prabowo Bisa Rugikan Peternak

Sabtu, 9 Februari 2019 21:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Janji Harga Sembako Turun di 100 Hari Kerja Prabowo Bisa Rugikan Peternak Prabowo Hadiri Peringatan HUT ke-20 KSPI. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Peneliti INDEF, Bhima Yudhistira turut menanggapi pernyataan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang berjanji akan menurunkan harga bahan pokok seperti telur sampai daging jika dia terpilih menjadi presiden.

Dalam pertemuan dengan ratusan ibu-ibu yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT) serta relawan Aliansi Pencerah Indonesia (API), Prabowo bahkan menyebutkan bahwa harga kebutuhan pokok itu akan turun pada 100 hari pertama dia menjabat sebagai presiden.

"Itu (harga telur) kan tidak bisa 100 hari, lebih baik prosesnya terencana matang 5 tahun. Soal pangan tidak ada jalan pintas," kata dia, di Jakarta, Sabtu (9/2).

Menurut dia, pengaturan harga pangan perlu dilakukan hati-hati dan direncanakan secara matang agar jangan sampai merugikan peternak.

Langkah-langkah untuk menurunkan harga pangan, misalnya pemangkasan rantai distribusi, menekan praktik tengkulak. Hal yang juga penting adalah membangun infrastruktur pertanian sehingga ongkos transportasi tidak mahal.

"Jika dipaksa turun, misalnya harga telur ayam, maka akan merugikan harga di tingkat peternak," jelas dia.

Menurut Bhima, langkah penurunan harga kebutuhan pokok tersebut belum terlalu mendesak untuk dilakukan. Sebab, saat ini angka inflasi nasional masih relatif terjaga.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini