Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini strategi hotel BUMN jadi yang terbesar di Indonesia

Ini strategi hotel BUMN jadi yang terbesar di Indonesia Ilustrasi hotel. ©2012 Shutterstock/pjcross

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno telah memerintahkan untuk membentuk konsolidasi seluruh hotel yang dimiliki perusahaan pelat merah. Seluruh hotel diminta bersinergi membentuk Hotel Indonesia Group (HIG), di mana PT Hotel Indonesia Natour (HIN) ditunjuk sebagai koordinator.

Melaksanakan perintah Menteri Rini, PT HIN melakukan program transformasi perusahaan 2017-2021. Program transformasi tersebut ialah, Turn Around (2017), Growth (2018), Leading (2019), Worldwide (2020), dan Expansion (2021).

"Program transformasi yang kita laksanakan sejalan dengan penugasan yang diberikan oleh Kementerian BUMN, dalam sinergi membentuk Hotel Indonesia Group (HIG)," ucap Direktur Utama HIN, Iswandi di Jakarta, Sabtu (27/5).

Pada saat ini, Hotel Indonesia Group beranggotakan 43 hotel yang terdiri dari 7 hotel Patra Jasa (anak perusahaan Pertamina), 7 hotel Aero Wisata (anak perusahaan Garuda Indonesia) dan 14 Hotel Indonesia Natour. Selanjutnya 9 hotel milik Pegadaian (Pesona Hotels), satu hotel milik Taman Wisata Candi (Manohara Hotel Borobudur) dan juga lima hotel milik PT Jakarta Tourisindo bergabung dalam Hotel Indonesia Group.

Ke depan, HIG diharapkan menjadi hotel chain terbesar di Indonesia sehingga hotel-hotel tersebut menjadi tuan rumah di negeri sendiri, memudahkan dan memberikan layanan terbaik kepada para wisatawan asing maupun lokal, dengan mengedepankan keramahtamahan Indonesia dan bertaraf internasional.

"Inna Hotels & Resorts harus dapat menjadi role model bagi hotel-hotel BUMN yang lain dalam rangka sinergi national hotel chain," katanya.

Melalui program transformasi yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, saat ini telah dilakukan penataan dan perbaikan berbagai sarana dan fasilitas hotel di berbagai kawasan, peningkatan kualitas layanan, pengembangan program pemasaran termasuk melalui website www.hotelindonesiagroup.co.id untuk berbagai layanan dan reservasi yang tersedia dalam bentuk mobile app, hingga pengembangan human capital management system.

"Transformasi yang dilaksanakan HIN tidak terlepas dari komitmen sebagai BUMN yang Hadir Untuk Negeri dan membantu menyukseskan program pemerintah untuk mendatangkan 19 juta wisatawan pada tahun 2019 nanti," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP