Industri syariah ini tetap 'seksi' di tengah perlambatan ekonomi

Rabu, 26 Oktober 2016 19:29 Reporter : Mohamad Taufik
Industri syariah ini tetap 'seksi' di tengah perlambatan ekonomi fesyen muslim Moskow. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar, mengatakan ada beberapa industri ekonomi syariah nasional yang sampai sekarang masih mengirim sinyal positif di tengah kondisi keuangan global yang masih penuh ketidakpastian. Sektor-sektor itu antara lain; fesyen islami, travel islami dan media.

Hendar lantas mengutip laporan Thompson Reuters: State of Global Islamic Economy (2004-2015). Dalam laporan tersebut disebutkan ada potensi pembiayaan syariah senilai USD 40,6 miliar atau setara Rp 527,8 triliun di Indonesia. Hal itu didasarkan pada beberapa fakta, yakni ketika sektor fesyen islami Indonesia masuk lima besar negara di dunia dengan total spending USD 12,7 miliar.

Fakta lainnya, ketika pasar keuangan dan perbankan syariah Indonesia masuk 10 besar negara di dunia dengan total asset USD 21,7 miliar. Berikutnya masuk dalam sepuluh negara di dunia untuk kategori travel islami dengan total spending USD 7,5 miliar.

"Top 10 negara di dunia untuk media dan rekreasi dengan total spending USD 7,5 miliar dan top 5 negara di dunia untuk kosmetik dan farmasi syariah dengan total spending USD 4,8 miliar," kata Hendar dalam launching buku 'Dinamika Produk dan Akad Keuangan Syariah di Indonesia' di Surabaya, Rabu (26/10).

Namun demikian, Hendar tidak menampik bila saat ini keuangan Syariah sedang masuk dalam fase penurunan akibat perlambatan ekonomi global yang berkepanjangan. Kondisi seperti ini juga dialami negara lain, di mana perlambatan ekonomi global tersebut telah berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Katakanlah (pertumbuhannya) tidak setinggi yang lalu. Barangkali kita di angka 4,9 sampai 5,3 untuk 2016. Ekonomi syariah, perbankan syariah sebagai bagian dari kegiatan industri keuangan tentu tidak bisa lepas dari itu," ujarnya memungkasi. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini