Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Industri Kuliner Makin Berkembang, Sumbang PDB Terbesar di Ekonomi Kreatif

Industri Kuliner Makin Berkembang, Sumbang PDB Terbesar di Ekonomi Kreatif ilustrasi restoran. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Andrey Bayda

Merdeka.com - Saat ini bisnis pada sektor industri restoran dan rumah makan sedang berkembang seiring dengan memulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi COVID-19. Kementerian Perindustrian mencatat, di tahun 2022 terdapat kenaikan sebesar 3,68% pada segi pertumbuhan sektor industri restoran dan rumah makan. Angka tersebut meningkat dari tahun 2021 yang hanya sebesar 2,95%.

Sementara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mencatat, kuliner merupakan subsektor penyumbang terbesar dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif. Subsektor kuliner menyumbang Rp 455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar Rp 1.134 triliun pada 2020.

Melihat hal ini, PT Esensi Solusi Buana (ESB) menggandeng Foodizz Academy menjalankan sebuah roadshow yang bertajuk F&B National Roadshow Scale Up Bisnis Kuliner Juara Lokal yang berlangsung mulai bulan Maret hingga Agustus 2023. Roadshow ini dapat diikuti secara gratis oleh para pebisnis kuliner lokal di kota Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bali.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2019, jumlah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia mencapai 3.996.325. Di Jawa Timur terdapat 746.732 UMK, kemudian di Jawa Tengah terdapat 569.896 UMK, di DKI Jakarta terdapat 285.880 UMK, dan di Bali terdapat 53.971 UMK.

"F&B National Roadshow Scale Up Bisnis Kuliner Juara Lokal adalah salah satu komitmen dari ESB dengan menggandeng Foodizz Academy untuk mendukung perkembangan bisnis kuliner lokal. Khususnya di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bali sebagai kota-kota besar yang potensi bisnisnya terus meningkat seiring pulihnya perekonomian pasca pandemi," ujar CEO dan Co-Founder ESB, Gunawan, di Jakarta, Selasa (24/5).

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pebisnis kuliner yang telah mendaftar. Sejauh ini total terdapat 1.994 pendaftar yang berasal dari semua kota tempat diadakannya roadshow. Sedangkan pada penyelenggaraan di kota Jakarta kemarin, total 660 orang pebisnis hadir mengikuti kelas secara online dan offline.

F&B National Roadshow Kelas Scale Up Bisnis Kuliner Juara Lokal diharapkan dapat membantu para pebisnis kuliner serta memajukan perekonomian lokal di masing-masing kota melalui pembukaan lapangan pekerjaan.

"Kami berharap roadshow ini dapat memperkuat bisnis para pengusaha kuliner lokal sehingga membantu bangkitnya perekonomian lokal khususnya di bidang kuliner," lanjut Gunawan.

F&B National Roadshow Scale Up Bisnis Kuliner Juara Lokal dirancang untuk memberikan langkah-langkah strategis dan taktis pada bisnis kuliner yang siap melakukan scale up bisnis.

"Peserta tidak hanya mendapatkan full materi, namun juga diskusi dan best practices knowledge yang dilakukan selama dua hari berturut-turut dalam seminar yang dibawakan oleh Edukator Foodizz," ujar Founder dan Edukator Foodizz Academy, Rex Marindo.

Materi dalam kelas pada roadshow akan membahas berbagai hal terkait scale up bisnis F&B. Contohnya seperti menentukan bisnis model yang tepat untuk scale up atau ekspansi bisnis F&B. Selain itu, bagaimana memahami skema bisnis kuliner dalam bentuk kemitraan atau franchise. Melakukan perencanaan bisnis dan manajemen keuangan yang detail dalam proses scale up. Hingga memahami peranan dan adopsi teknologi dalam mengembangkan bisnis untuk menjaga profitabilitas.

Reporter Magang: Ananda Tias Putri

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP