Industri Kecil dan Menengah Klaten Pasok Onderdil Mobil ke Toyota

Jumat, 22 Maret 2019 18:09 Reporter : Arie Sunaryo
Industri Kecil dan Menengah Klaten Pasok Onderdil Mobil ke Toyota Mobil Toyota. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang tergabung dalam Koperasi Batur Jaya (KBJ) berhasil memasuki rantai pasok industri otomotif nasional. Onderdil yang diproduksi anak bangsa dan berstandard global tersebut siap berkontribusi bagi industri otomotif nasional PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Keberhasilan IKM Batur Jaya Klaten tersebut diluncurkan dalam Kick Off IKM dalam Rantai Pasok Industri Otomotif oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Ceper, Klaten, Jumat (22/3). "Saya melihat komitmen dan keseriusan Koperasi Batur Jaya ini. Mereka telah melakukan banyak perubahan untuk pengembangan usaha, sehingga mampu memasuki rantai pasok industri otomotif," ujar Menteri Airlangga.

Dia menyampaikan, sejak awal Januari 2019, KBJ mampu memproduksi 200 buah cylinder sleeve dan mengirimkannya kepada PT TMMIN. Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya PT TMMIN dalam memberikan asistensi kepada KBJ.

"KBJ ini salah satu pemasok cylinder sleeve yang digunakan untuk memproduksi piston ring. Sebanyak 200 cylinder sleeve yang diproduksi KBJ dipasok tiap bulan ke PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)," katanya.

Menteri Airlangga menyatakan, TMMIN telah melakukan pendampingan kepada KBJ sejak 2016. Pendampingan dimaksudkan agar kualitas produksinya dapat sesuai standard. Saat ini KBJ sudah memiliki anggota sebanyak 150 IKM dengan tenaga kerja sebanyak 4.000 pekerja.

Selain KBJ di Klaten, terdapat 8 sentra logam lainnya yang difokuskan menjadi pemasok untuk industri otomotif. Yakni di Tegal, Yogyakarta, Sukabumi, Purbalingga, Semarang, Pasuruan, Sidoarjo dan Jabodetabek.

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono menambahkan, kesuksesan IKM tersebut melalui proses panjang. TMMIN fokus melakukan pembinaan di tiga hal. Yakni penguatan fondasi struktur industri, pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter industri dan pengawasan kualitas.

"Kami juga mendonasikan 5 mesin produksi, yaitu spectrometer, core making, moulding, small NC milling dan small Milling2 kepada KBJ," jelasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini