Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia Lebih 'Mesra' Dengan China, Ini Kata Luhut

Indonesia Lebih 'Mesra' Dengan China, Ini Kata Luhut Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menepis kabar yang mengatakan bahwa Indonesia bergantung pada investasi dari China. Menurut dia, Indonesia menjalin hubungan akrab dengan semua negara yang mau berinvestasi.

"Mengenai China saya garis bawahi ini, karena kemarin ada headline Luhut bilang kita lagi mesra-mesra dengan China. Kita mesra dengan siapa saja yang bawa duit ke Indonesia," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Jumat (30/11).

"Juga jangan bilang China, China berapa sih usahanya di Indonesia. Yang paling besar di Indonesia itu Jepang. Jangan salah lho. Jepang itu 94 persen mobil di Indonesia. Bilang China, China apanya. Yang besar-besar bukan China," imbuhnya

Menurut dia, Indonesia memperlakukan semua negara yang hendak berinvestasi secara sama. Tidak ada perlakuan khusus untuk negara tertentu. "Indonesia terlalu besar sebagai suatu negara untuk berpihak kepada suatu negara saja," tegasnya.

Negara manapun yang mau berinvestasi harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya menggunakan teknologi yang ramah lingkungan.

"Apakah Amerika, apa China, apa Jepang. Kita berpihak pada kepentingan masing-masing. Siapapun yang masuk Indonesia harus comply (dengan syarat yang diajukan)," jelas dia

Investasi yang masuk pun harus memiliki nilai tambah. Selain itu mesti ada transfer teknologi. Investor asing juga diwajibkan membantu ketersediaan tenaga ahli dalam negeri melalui program vokasi.

"Kita paksa kau mau invest tapi hrus ikut ini itu, bukan mau diatur tapi ktia permudah izinnya," tegas Luhut.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP