Indef Usul Kementerian Olahraga Digabung dengan Pariwisata
Merdeka.com - Peneliti ekonomi INDEF (Institute For Development of Economics and Finance) Enny Sri Hartati mengatakan pembentukan Kementerian baru perlu kembali melihat asas kesesuaian fungsi. Agar penanganan persoalan dapat dijalankan secara lebih optimal.
"Nomenklatur itu hal yang harus benar-benar dipikirkan, karena salah satu ketidakefektifan kerja pemerintah sekarang itu termasuk bagaimana menempatkan Kementerian benar-benar sesuai kebutuhan," kata dia, dalam diskusi, di Jakarta, Sabtu (6/7).
Sebagai contoh, dia menyebut Kementerian Pemuda dan Olahraga. Menurut dia menggabungkan olahraga dengan kepemudaan tidak tepat. "Misalnya sekarang, salah satu yang disebutkan Menteri Pemuda dan Olahraga. Olahraga dan pemuda itu tidak ada hubungannya secara esensinya," jelasnya.
Enny justru memandang lebih tepat jika olahraga dimasukan dan menjadi urusan Kementerian Pariwisata, mengingat perkembangan saat ini, olahraga merupakan salah satu bentuk pariwisata dengan potensi ekonomi yang besar.
"Olahraga sekarang justru esensinya dengan Kementerian Pariwisata. Di semua negara yang namanya sport itu adalah sumber pariwisata. Bahkan Mas Erick Thohir pun lari ke Klub Liga Dunia, itu karena sport itu mempunyai nilai value ekonomi yang luar biasa," ungkapnya.
"Jadi kalau misalnya Menteri Olahraga digabung dengan pariwisata itu jauh lebih bagus dan Menteri Pemuda digabung misalnya dengan Kementerian Dalam Negeri itu akan membuat kader-kader pemimpin ke depan akan jauh lebih powerfull karena ini urusannya dekat sekali dengan domainnya, misalnya pemberdayaan dalam negeri," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya