Inaplas: Bukan Kantong Plastik yang Salah, Tapi Manajemen Sampah Tak Diperhatikan

Selasa, 11 Desember 2018 13:25 Reporter : Merdeka
Inaplas: Bukan Kantong Plastik yang Salah, Tapi Manajemen Sampah Tak Diperhatikan Kantong plastik minimarket. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - The Indonesian Olefin & Plastic Industry Association (Inaplas) menentang kebijakan pelarangan penggunaan kantong plastik yang telah diterapkan beberapa pemerintah daerah (Pemda).

Wakil Ketua Inaplas, Suhat Miyarso mengatakan, kantong plastik selalu dijadikan kambing hitam perusakan lingkungan. Padahal yang salah dalam permasalahan tersebut bukan kantong plastiknya, tetapi pola masyarakat dalam menggunakan plastik yang kurang bijak.

"Diketahui plastik dimusuhi di mana-mana, tidak ramah lingkungan. Jika dilihat akar permasalahannya bukan material plastiknya, tapi manajemen sampah yang kurang diperhatikan dan dilakukan dengan baik," kata Suhat, di Kantor Inaplas, Jakarta, Selasa (11/12).

Hal tersebut melatarbelakangi Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia melakukan penolakan kebijakan beberapa Pemda yang menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik. Adapun Pemda yang menerapkan kebijakan tersebut adalah, Banjarmasin, Denpasar, Bandung dan Bogor.

"Karena itu kami menolak pelarangan, kebijakan tersebut perlu ditinjau dengan baik," tuturnya

Menurut Suhat, Pemda tersebut perlu melakukan kajian ulang, sebab hasil pelarangan jauh lebih kecil ketimbang dampak yang disebabkan kebijakan tersebut.

"Inaplas melakukan penolakan bukan asal bunyi tapi berdasarkan fakta falid dan data. Pelarangan sampah plastik tidak akan efektif sampai tujuannya. Inaplas prihatin atas perilaku masyarakat dalam penggunaan plastik sehingga mencemari lingkungan," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini