Imbas Pandemi, Pemerintah Buka Peluang Izinkan Bus Pariwisata Menjadi AKAP
Merdeka.com - Menurunnya pergerakan masyarakat untuk berwisata, membuat sejumlah angkutan transportasi sepi. Salah satunya bus pariwisata. Sehingga tak heran jika sejumlah operator bus pariwisata menawarkan armada mereka untuk menjadi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
"Kalau potensi bus pariwisata menjadi AKAP, saya juga banyak permintaan. Karena bus pariwisata kan sekarang mengalami penurunan permintaan," ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam webinar Markplus Government Roundtable Series 2 : Peran Perhubungan dalam Pemulihan Ekonomi, Senin (26/10).
Mengenai ini, Budi Setiyadi mengaku masih ada slot, utamanya untuk rute arah Sumatera. Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan diskusi dengan pengelola bus pariwisata.
"Nanti saya akan diskusi sendiri dengan operator bus pariwisata. Kami masih punya slot di beberapa jurusan, terutama yang ke arah Sumatera. Kalau memang mau silakan," kata Budi.
Budi menekankan, selama masih ada rute yang kosong atau ada slot untuk ditambah, maka tidak menjadi masalah.
Organda Minta Menjadi Angkutan Logistik
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelumnya, Budi juga menyampaikan usulan dari Organda yang meminta armada mereka beroperasi untuk keperluan logistik. Hal ini langsung disetujui karena memang sektor transportasi darat cukup terpukul saat covid-19 mencapai puncaknya dan diberlakukan PSBB.
"ORGANDA minta bagaimana kalau angkutan umum difungsikan untuk mengangkut barang, kami menyetujui dengan kepolisian," kata Budi.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya