Imbas Pandemi di RI, Gojek Fokus Garap Potensi Bisnis Asia Tenggara
Merdeka.com - Bisnis transportasi Gojek menurun drastis selama pandemi Covid-19. Tak banyak yang bisa diharapkan dari sektor penyedia layanan transportasi berbasis online ini, membuat Gojek harus mencari peluang lain demi bisa bertahan.
CEO Gojek, Kevin Aluwi, mengatakan salah satu yang dilakukan Gojek yakni dengan menggarap pasar luar negeri yang selama ini belum menjadi fokus perusahaan. Ekspansi pasar global ini pun menjadi perhatian.
"Sebenarnya ini sudah dilakukan sebelum pandemi, tapi sekarang perlu diekspansi di luar negeri," kata Kevin dalam Webinar Kompas 100 CEO FORUM: Digitization; Catching Up with The New Era of Consumer, Jakarta, Kamis (14/1).
Alasannya, pandemi yang dialami beberapa negara tidak separah yang dialami di Indonesia. Aktivitas masyarakat di luar negeri sudah lebih baik dibandingkan di Indonesia.
Garap Pasar Singapura, Thailand dan Vietnam
Maka dari itu, Gojek mulai memfokuskan pengembangan produk di pasar Singapura, Thailand dan Vietnam. Kevin menyebut beberapa produk Gojek di luar negeri ini memang tidak menggunakan label nama Gojek. Namun, saat ini semua lini bisnis tersebut akan disatukan dalam platform yang sama.
"Potensi di luar negeri belum digarap, makanya ini akan kita satukan brandingnya, karena itu salah satu kunci semakin dalam ke market di luar Indonesia," kata dia.
Kevin menambahkan, saat ini setidaknya sudah ada 38 juta pengguna aktif Gojek di Asia Tenggara setiap bulan. "Pengguna aktif Gojek di Asia Tenggara capai 38 juta setiap bulannya," kata dia.
(mdk/bim)
Anggota Polri Bripka Desjan Siallagan Juara 1 Lari 800 meter di Kanada, Brazil & India Tak Mampu Mengejarnya
Bangga! Anggota Dirlantas Polda Kepri, Bripka Desjan Siallagan raih prestasi membanggakan pada kejuaraan World Police & Fire Games 2023Canada, Sabtu (5/8).
Baca Selengkapnya
Kisah Gedung Megah yang Tak Jadi Roboh Berkat Telepon dari Seorang Mahasiswa
Telepon ini menjadi penolong sebuah gedung berlantai 59 nan mewah terhindar dari musibah besar.
Baca Selengkapnya
Sunscreen Bikin Beruntusan? Mulai Sekarang, Jauhi 6 Kandungan Ini
Beberapa kandungan di dalam sunscreen yang berpotensi memicu beruntusan antara lain benzophenone dan silikon.
Baca Selengkapnya
Raffi Ahmad Minta Maaf ke Jeje soal Syahnaz: Hati Lu Lebih Luas dari Samudera
Raffi Ahmad minta maaf kepada Jeje Govinda atas kelakuan adiknya yakni Syahnaz yang sudah berselingkuh.
Baca Selengkapnya
Jeje Maafkan Syahnaz Usai Selingkuh: Gua Tuh Sayangnya ke Istri Ampun-ampunan Deh
Jeje Govinda kembali membahas tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Baca Selengkapnya
Polisi Buru Pencuri yang Todongkan Pistol ke Satpam SD di Cengkareng
Pencurian sepeda motor di sekolah dasar (SD) di Cengkareng viral di media sosial. Dalam peristiwa itu, pelaku sempat menodongkan senjata api kepada satpam.
Baca Selengkapnya
Pajak Tak Hanya untuk Infrastruktur, Sri Mulyani: Elpiji 3 Kg Juga dari Pajak
Manfaat Pajak tak hanya berbentuk infrastruktur. Subsidi yang diberikan pemerintah hingga bantuan sosial, merupakan manfaat dari pajak.
Baca Selengkapnya
Volume Dagang Indonesia-Korsel Kalah dari Korsel-Vietnam, Ini Penjelasan Profesor dari Korea
Vietnam cukup agresif menarik para investor, namun Indonesia juga tak tak kalah menarik di mana investor.
Baca Selengkapnya
China Tebar Investasi Rp209 Triliun ke Negara ASEAN
Pada tahun 2021, nilai investasi asing langsung China yang tersebar di negara-negara ASEAN jumlahnya mencapai USD13,8 miliar atau setara Rp209,11 triliun.
Baca Selengkapnya
DPR Ungkap Isu-Isu yang Bakal Dibahas dalam Sidang Parlemen Negara ASEAN
DPR Ungkap Isu-Isu yang Bakal Dibahas dalam Sidang Parlemen Negara ASEAN
Baca Selengkapnya
FOTO: Dihuni 11,24 Juta Jiwa Penduduk, Jakarta Jadi Kota Terpadat ke-28 di Dunia
Berdasarkan data dari World Population Review, jumlah penduduk DKI Jakarta sudah mencapai 11,248,839 jiwa.
Baca Selengkapnya
Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,95 Persen, Didorong Ekspor dan Konsumsi Rumah Tangga
Ekonomi Jakarta tumbuh 4,95 persen pada kuartal I-2023, didorong peningkatan investasi, konsumsi rumah tangga, hingga ekspor.
Baca Selengkapnya