Imbas Kasus Dugaan Suap, Krakatau Steel Lakukan Pembenahan Internal

Minggu, 24 Maret 2019 15:30 Reporter : Merdeka
Imbas Kasus Dugaan Suap, Krakatau Steel Lakukan Pembenahan Internal Krakatau Steel. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus dugaan suap yang menimpa Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro menjadi perbincangan hangat beberapa hari ke belakang. Banyak yang menyayangkan hal ini karena Krakatau Steel adalah perusahaan BUMN yang harusnya menjaga diri dari intervensi KKN.

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim telah meyakinkan publik bahwa kasus ini tidak mempengaruhi operasional perusahaan. Seluruh agenda bisnis perusahaan, termasuk produksi 10 juta ton baja dan pabrik hot strip mill 2 di Cilegon diprediksi selesai sesuai target.

"Kami menyayangkan apa yang terjadi dengan rekan kami. Namun kami tetap mendukung upaya hukum dan mengadakan pembenahan internal agar good corporate government dapat berjalan di KS. Waktunya KS bangkit dan mengokohkan diri sebagai industri baja nasional," ungkapnya di Jakarta, Minggu (24/3).

Sementara Krakatau Steel telah melakukan upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik dengan merekrut konsultan internasional McKinsey & Company. Konsultasi sudah berjalan selama 2 bulan dengan fokus utama merestrukturisasi utang.

Dia meyakini dengan rampungnya masalah utang, maka masalah fundamental akan bisa diatasi. Selain itu, pembenahan internal ini akan ditingkatkan agar praktik korupsi tidak terjadi lagi.

"Besok saya kumpulkan seluruh jajaran manajemen untuk komitmen good corporate governance. Sekarang sudah zero tolerance. Tidak boleh ada kejadian seperti kemarin lagi," tutupnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini