IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWp di Medan, Produksi Energi Hijau Capai 13 GWh per Tahun

PT Industri Karet Deli resmi operasikan PLTS Atap 10 MWp di Medan, terbesar di sektor industri Sumut, untuk mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWp di Medan, Produksi Energi Hijau Capai 13 GWh per Tahun
IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWp di Medan, Produksi Energi Hijau Capai 13 GWh per Tahun (Merdeka.com)

PT Industri Karet Deli (IKD) mulai mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp di fasilitas produksinya di Kota Medan. Dengan kapasitas tersebut, PLTS Atap IKD tercatat sebagai yang terbesar di sektor industri di Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini.

PLTS Atap yang rampung dibangun pada 2025 ini dirancang untuk menghasilkan listrik bersih sekitar 12–13 GWh per tahun dan dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik. Sistem ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 10.000 ton CO₂ per tahun, setara dengan penanaman sekitar 450.000 pohon, mengacu pada faktor emisi ketenagalistrikan nasional.

IKD merupakan produsen ban nasional dengan merek Swallow, Delium, dan Deli Tire yang melayani segmen sepeda, sepeda motor, kendaraan niaga, hingga ban industri. Produk IKD telah dipasarkan di dalam negeri dan ekspor, dengan fokus pada kualitas, keselamatan, serta keberlanjutan proses produksi.

Direktur PT Industri Karet Deli, Darkiat Tjangnaka, menyatakan pengoperasian PLTS Atap ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan ketahanan pasokan listrik industri.

“Peresmian dan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini merupakan tonggak penting dalam transformasi energi PT Industri Karet Deli. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung operasional pabrik, meningkatkan efisiensi energi, serta memperkuat ketahanan pasokan listrik perusahaan,” ujar Darkiat Tjangnaka.

Peresmian proyek tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Medan, Wakil Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia, Head of Economic Affairs Kedutaan Besar Belanda, perwakilan Uni Eropa, PT PLN (Persero), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Sumatera Utara, serta KADIN dan APINDO.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Medan, Citra Effendy Capah, menyampaikan apresiasi atas pengoperasian PLTS Atap tersebut yang dinilai sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah dan transformasi energi ramah lingkungan.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Medan Utara, Hiro Pingkir Pardede, menyebut pengembangan PLTS Atap IKD sebagai bentuk komitmen pelanggan industri dalam mendukung transisi energi dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

PLTS Atap ini dikembangkan oleh PT Greenroof Energy Indonesia, perusahaan patungan Norfund dan Climate Fund Managers, dengan dukungan Uni Eropa, serta dibangun sesuai standar teknis dan keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku.

Rekomendasi