Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IHSG sempat anjlok, BEI sebut efek jangka pendek Trump di pilpres AS

IHSG sempat anjlok, BEI sebut efek jangka pendek Trump di pilpres AS Dirut BEI Tito Sulistio. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari ini merupakan efek jangka pendek dari kemenangan Donald Trump pada pemilu presiden Amerika Serikat (AS). Namun, kata Tito, tidak perlu dikhawatirkan karena secara keseluruhan fundamental Indonesia masih sangat baik.

"Dalam dua hari ini memang turun sekitar 6 persen, tapi kalau dilihat fundamentalnya, saham-saham masih bagus dimana secara year to date mengalami kenaikan," ujar Tito di Jakarta, Senin (14/11).

Di sisi lain, Tito juga mengungkapkan pelemahan IHSG tersebut disebabkan kekhawatiran pasar lantaran Trump bakal intervensi dan memicu kenaikan suku bunga The Fed di akhir tahun.

"Musuh kita itu kenaikan suku bunga The Fed, tapi ekonomi dalam negeri baik, jadi kalau turun itu masih wajar karena kita naiknya paling tinggi di dunia. Secara bisnis emiten masih berjalan, jadi fundamental kita masih baik walaupun sekarang IHSG melemah," tegasnya.

Tito mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia secara fundamental masih yang paling positif. Walaupun, nilai tukar Rupiah sedikit anjlok. "Kurs kita masih dalam kenaikan 10 besar ke atas," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP