Hindari kredit macet, OJK batasi pinjaman online hingga Rp 2 miliar

Selasa, 10 Januari 2017 18:34 Reporter : Anggun P. Situmorang
Hindari kredit macet, OJK batasi pinjaman online hingga Rp 2 miliar Online Shop. ©2014 Merdeka.com/frugallivingforlife.com

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Dalam hal ini, OJK menetapkan maksimal besaran pinjaman yang dapat diajukan oleh debitur kepada penyelenggara financial technology (fintech) sebesar Rp 2 miliar.

Deputi Komisioner Manajemen Strategi IA OJK, Imansyah mengatakan, jumlah tersebut disepakati usai mempertimbangkan stasbilitas sistem keuangan nasional.

"Jumlah pinjaman dibatasi maksimal Rp 2 miliar satu debitur. Itu dalam mata uang Rupiah. Ini dilakukan untuk melindungi kepentingan stabilitas sistem keuangan nasional," ujar Imansyah di Gedung OJK, Jakarta, Selasa (10/1)

Untuk mengikuti fintech start up, penyelenggara wajib melakukan pendaftaran dan perizinan. Regulasinya, penyelenggara diharuskan untuk melakukan pendaftaran sebelum mengajukan permohonan untuk memperoleh izin.

"Nanti sambil menunggu masa pendaftaran, penyelenggara telah dapat melakukan aktivitas secara penuh. OJK akan terus melakukan pendampingan dan melakukan evaluasi," katanya.

Selain itu, Imansyah mengatakan pertumbuhan penyelenggara fintech terus meningkat. Pertumbuhan ini perlu diantisipasi guna melindungi kepentingan konsumen terkait keamanan dana dan data.

"Selain itu, yang kita soroti juga terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme serta stabilitas sistem keuangan. Ini yang perlu kita antisipasi," pungkas Imansyah. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini