Harga Pangan Mulai Mahal, Khofifah Janji Bawang Putih Impor Segera Masuk Jatim

Sabtu, 4 Mei 2019 19:00 Reporter : Darmadi Sasongko
Harga Pangan Mulai Mahal, Khofifah Janji Bawang Putih Impor Segera Masuk Jatim Khofifah cek harga pangan di Malang. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memantau kenaikan harga pangan, termasuk bawang putih di Pasar Dinoyo Kota Malang. Khofifah menjanjikan kedatangan bawang putih impor yang akan menekan harga di pasar-pasar Jawa Timur.

"Bawang putih itu tidak masuk bahan pokok, tetapi menjadi isu karena menjadi kebutuhan banyak rumah makan, restoran dan rumah tangga. Sehingga pemerintah mengambil keputusan untuk impor," kata Khofifah di Pasar Dinoyo Kota Malang, Sabtu (4/5).

Bawang putih impor untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya akan tiba 10 Mei mendatang melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Diperkirakan pada 15 Mei, bawang putih tersebut sudah terdistribusi ke pasar-pasar.

"Sehingga akan terjadi normalisasi harga bawang putih di pasaran," tegasnya.

Bawang putih memang stoknya terjadi kelangkaan khususnya di Jawa Timur, sehingga harganya mengalami lonjakan. Lewat penetrasi pasar yang segera dilakukan maka diharapkan harga akan kembali normal.

"Total (impor) yang melalui Tanjung Perak menurut data yang kami terima, 84.600 ton. Kebutuhan Jawa Timur per bulan 4.690 ton atau kalau dibulatkan 5.000 ton. Sehingga kita butuh aman sampai dengan 3 bulan ke depan, sebanyak 15.000 ton disiapkan untuk stok Jatim," jelasnya.

Sementara Pasar Dinoyo sendiri merupakan salah satu dari 25 pasar di 8 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur yang menjadi titik pantau Badan Pusat Statistik (BPS). Kenaikan harga barang Pasar Dinoyo dan 25 pasar tersebut akan mendapatkan intervensi segera saat terjadi lonjakan harga.

"Harus mendapatkan intervensi segera ketika terjadi dinamika lonjakan atau kenaikan harga pangan pokok tertentu," tegasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini