Erick Thohir Ungkap Kronologi Harley Selundupan dari Dua Surat Ini

Kamis, 5 Desember 2019 21:48 Reporter : Anggun P. Situmorang
Erick Thohir Ungkap Kronologi Harley Selundupan dari Dua Surat Ini Erick Thohir. ©2018 Merdeka.com/Intan Umbari

Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan kronologis identitas pemilik sesungguhnya motor Harley Davidson yang ditengarai selundupan berdasarkan surat dari Dewan Komisaris dan Komite Audit Garuda yang diterimanya.

"Alhamdulillah di sini Dewan Komisaris sudah mengirimkan surat kepada saya, dan yang terpenting Komite Audit juga sudah mengirimkan surat," ujar Erick Thohir di Jakarta, Kamis.

Kedua surat tersebut diperlihatkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada para awak media yang hadir dalam konferensi pers yang turut dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi, dan tiga perwakilan dari Komisi XI DPR RI.

Erick kemudian membacakan isi surat tersebut dengan langsung menyebut poin keempat yang mengungkap dugaan pemilik motor Harley Davidson yang ditengarai diselundupkan adalah milik AA.

Selain itu Erick juga membacakan kronologis sejak AA memesan motor Harley Davidson tersebut pada tahun 2018, mentransfer dana kepada bawahannya di Amsterdam, Belanda, hingga motor tersebut terungkap oleh pemeriksaan yang dilakukan Bea Cukai di bagasi penumpang pesawat baru Garuda jenis Airbus A330-900 seri Neo.

1 dari 1 halaman

Kejar Oknum Lain Kemungkinan Terlibat

lain kemungkinan terlibat rev1

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir akan terus melihat dan mengejar oknum - oknum lainnya yang kemungkinan terlibat dalam kasus motor Harley Davidson yang diduga selundupan melalui pesawat baru Garuda.

Menteri BUMN tersebut juga meyakini Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Jenderal Bea Cukai akan memproses secara tuntas kasus tersebut.

Erick juga memberhentikan Direktur Utama Garuda Ari Askhara terkait kasus motor Harley yang diduga selundupan tersebut.

Proses dari pada pemberhentian itu, lanjutnya, akan ada prosedurnya lagi mengingat Garuda merupakan perusahaan publik. [idr]

Baca juga:
Masalah Garuda Indonesia, Dari Laporan Keuangan Bodong hingga Penyelundupan Harley
Angkut Harley dari Prancis, Garuda Indonesia juga Terancam Sanksi dari Kemenhub
Selundupkan Harley Davidson, Dirut Garuda Indonesia Miliki Harta Rp37,5 Miliar
Tak Hanya Harley Davidson, Bea Cukai Bakal Selidiki Garuda Soal Ferarri Ilegal
Bos Bea Cukai soal Harley: Mampu Beli Barang Mahal, Harus Mampu Bayar Pajak
Inaca Sayangkan Kasus Harley Libatkan Dirut Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini