Erick Thohir Sebut Perlu Banyak Figur Terbaik Kelola BUMN
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan perlu banyak figur baik untuk bekerja di perusahaan BUMN. Adanya figur terbaik diharapkan mampu membantu tugasnya mengelola BUMN. Sebab, dia tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu adanya tim yang bagus.
"Kalau Marvel kan Avengers-nya banyak, jangan (seperti) Iron Man, sendirian" kata Erick di Jakarta, Senin (23/12).
Salah satunya Chatib Basri yang saat ini ditugaskan sebagai Wakil Komisaris Utama PT Mandiri (Persero) Tbk. Masuknya Chatib Basri dalam jajaran komisaris, dianggap bisa membawa Bank Mandiri jadi lebih baik.
Bukan hanya dalam hal persaingan antar bank, tetapi mengganggu aktivitas perbankan yang membuat orang enggan datang ke bank. "Kan itu perlu diantisipasi dengan figur yang punya visi," imbuhnya.
Selanjutnya, Erick menyebut nama Chandra Hamzah selaku Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kehadiran Chandra diharapkan dapat memperbaiki kinerja Direktur Utama Bank BTN Pahala Mansury.
Berkat Chandra, kata Erick, Pahala mampu menelurkan program pembiayaan cicilan KPR untuk generasi milenial. Program pembiayaan ini diklaim berpihak pada pemuda usia 21-35 tahun dalam kepemilikan rumah. Salah satunya dengan cicilan selama 20 tahun sampai 30 tahun.
"Kalau tidak ada (Chandra Hamzah), Pahala nanti tidak bisa kerja," tandasnya.
Dirut dan Komisaris Utama PLN
Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Amien Sunaryadi sebagai Komisaris Utama PLN dan Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN. Sepak terjang keduanya selama ini menjadi alasan Erick Thohir menunjuk untuk memimpin perusahaan listrik milik negara tersebut.
Pengangkatan keduanya akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) sore nanti. RUPS akan mengesahkan susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi baru. Seperti diketahui, selama ini, PLN masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) yaitu Sripeni Inten Cahyani.
"Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat dan berakhlak. Sama dengan Dirut dan Komut BUMN lainnya. Saya akan intens bertemu secara reguler setiap bulan untuk memastikan berbagai rencana besar yang menjadi prioritas Pemerintah," ucap Erick Thohir, Senin (23/12).
Erick Thohir memaparkan PLN bakal memiliki tugas yang berat mulai dari merealisasikan rasio elektrifikasi 100 di Indonesia hingga menciptakan tarif listrik yang efisien baik untuk masyarakat dan industri.
Selain itu, para pimpinan PLN ini juga ditugaskan untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan sebagai sumber listrik. Salah satu yang harus dipenuhi PLN adalah pemenuhan listrik ramah lingkungan di Ibu Kota Baru.
"PLN juga akan membentuk ekosistem bisnis yang sehat dengan swasta, BUMD dan BUMDes dalam memproduksi listrik. PLN akan fokus pada distribusi," tegas Erick.
Reporter Magang: Nurul Fajriyah
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya