Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erick Thohir Dapat Pesanan Dua Juta Masker dari Pemilik Inter Milan

Erick Thohir Dapat Pesanan Dua Juta Masker dari Pemilik Inter Milan Erick Thohir. ©2019 Instagram Erick Thohir

Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir mengakui mendapatkan pesanan dua juta masker dari mitra bisnisnya Suning Group terkait wabah virus corona yang menyebarluas di berbagai negara.

"Hari ini saya sudah ditelepon Suning Group, yang dulu beli investasi saya di klub sepak bola Inter Milan. Dia mau beli dua juta masker," ujar Erick Thohir dikutip Antara di Jakarta, Senin (10/2).

Erick mengatakan bahwa dirinya akan menawarkan pesanan dua juta masker itu kepada Indonesia Healthcare Corporation (IHC), BUMN farmasi, perusahaan BUMN yang dapat memproduksi masker atau pihak lainnya.

Menurut Erick Thohir, wabah virus virus corona yang saat ini menjadi status darurat World Health Organization (WHO) dapat menjadi peluang bisnis, melalui penyediaan alat-alat kesehatan seperti masker.

"Kebutuhan banyak hal juga menjadi peluang dan kesempatan, kalau kita bisa membuatnya," kata Erick dalam 1st IHC (Indonesia Healthcare Corporation) Medical Forum.

Namun Menteri BUMN tersebut mengingatkan agar Indonesia jangan terus menjual atau mengekspor masker ke luar negeri, dan tetap memprioritaskan kebutuhan untuk pasar domestik terlebih dahulu.

Sebelumnya Masyarakat China membutuhkan masker hingga 60 juta helai per hari selama virus corona yang menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) berat mewabah di negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa itu.

Masyarakat China sangat membutuhkan masker impor, terutama yang berstandar N95 yang biasa digunakan oleh petugas bedah medis.

Permintaan di pasaran umum juga melonjak tajam, terutama untuk merek 3M dan Honeywell. Lonjakan permintaan masker ini persis saat wabah SARS terjadi di China pada 2003, wabah flu burung 2009, dan polusi udara terparah pada 2013-2014.

Pemerintah Kirim 20 Ribu Masker untuk WNI di Hong Kong

20 ribu masker untuk wni di hong kong rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengirimkan bantuan berupa 20 ribu masker untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di Hong Kong. Hal ini sebagai salah satu upaya pemerintah agar WNI yang berada di Hong Kong tak tertular wabah virus corona.

Masker itu dititipkan Moeldoko kepada Nur Meliani, warga Indonesia di Hong Kong yang sedang pulang ke Tanah Air. Dia berharap masyarakat Indonesia juga dapat memberikan bantuan kepada WNI di luar negeri, khususnya yang terpapar virus asal Wuhan, China itu.

"Kita coba membantu saudara kita di Hong Kong. Perhatian dari kita akan sangat berarti bagi mereka," kata Moeldoko dikutip dari keterangan pers, Minggu (9/2).

Moeldoko menyebut pemberian bantuan masker tersebut merupakan upaya pemerintah memberikan solusi bagi seluruh warganya dimana pun berada. Pemerintah, kata dia, saat ini melakukan berbagai langkah untuk menghadapi penyebaran virus corona dan dampaknya.

"Kemarin saya pimpin rapat koordinasi yang dihadiri beberapa menteri, hasilnya adalah menunjuk KSP sebagai pusat informasi terpadu penanganan corona di Indonesia," ujarnya.

Hingga kini, setidaknya 24 orang di Hongkong terkena virus corona, satu diantaranya meninggal. Hong Kong disebut menjadi salah satu negara yang penduduknya berisiko tinggi terpapar wabah ini.

Sementara, setidaknya terdapat 200 ribu warga Indonesia tinggal di wilayah tersebut. Adapun virus Corona sendiri kini dikabarkan telah menyebar di 21 negara hanya dalam tempo kurang dari sebulan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP