Digarap WIKA, Pembangunan Taman Halal Ditarget Selesai di 2020

Selasa, 16 April 2019 13:29 Reporter : Anggun P. Situmorang
Digarap WIKA, Pembangunan Taman Halal Ditarget Selesai di 2020 Jokowi Resmikan Halal Park di Senayan. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengatakan Halal Park Jakarta yang akan menjadi ekosistem bagi pelaku industri gaya hidup halal di Tanah Air selesai pada 2020. Saat ini, pemerintah sudah mulai membangun miniatur Halal Park.

"Ini memakan waktu kira-kira 2 tahun. Jadi kita punya sementara dulu biar masyarakat tahu besarnya nanti di sini," ujar Menteri Rini di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (16/4).

Menteri Rini mengatakan, pihaknya ditunjuk Presiden Jokowi sebagai koordinator pelaksana tugas pembangunan Halal Park dan telah menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mendukung pembangunan kawasan halal ini.

"Kementerian BUMN menginginkan dampak kinerja BUMN tidak hanya bagus secara kinerja perusahaan, tetapi juga dapat dinikmati oleh masyarakat secara langsung," jelasnya.

Dalam tahap pembangunan Halal Park sebagai pusat gaya hidup masyarakat urban Jakarta, pemerintah menunjuk salah satu perusahaan BUMN khusus di bidang konstruksi yaitu PT Wijaya Karya (Persero).

"Halal Park akan berdiri di atas luas tanah 21.000 meter persegi, dengan konsep mengelaborasikan desain aktivitas berbasis konsep halal melalui adaptasi nilai nilai keislaman yang digabungkan dengan budaya Nusantara," ujar Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Sementara itu, CEO & Founder HIJUP Halal Park, Diajeng Lestari, mengatakan Halal Park menjadi angin segar bagi para pelaku usaha pada industri gaya hidup halal. Mengingat kolaborasi melalui ekosistem yang dapat mempertemukan semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan.

Diajeng juga percaya bahwa gaya hidup halal harus menjadi inklusif, mengingat manfaat akan gaya hidup tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap pola hidup manusia yang lebih berkelanjutan.

Inisiasi dibentuknya Halal Park bertujuan tidak hanya untuk memberikan manfaat bagi para pelaku bisnis industri gaya hidup halal Indonesia untuk menjadi Iebih berdaya saing, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional melalui peningkatan tingkat konsumsi, ekspor netto, dan investasi.

"Selain itu, Halal Park juga akan mempertemukan para pelaku bisnis industri gaya hidup halal dengan komunitas komunitas yang percaya akan kekuatan hidup berkelanjutan yang bisa dinikmati oleh segala usia, agama, dan kepercayaan," paparnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini