Dahlan: Satelit Telkom gagal orbit itu wajar
Merdeka.com - Gagalnya pengorbitan satelit Telkom-3 milik Telkom Indonesia pada Selasa (7/8) dinilai wajar oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dahlan mengungkapkan kegagalan orbit satelit ini merupakan kali kedua untuk satelit yang sama.
"Itu kan biasa dalam peluncuran satelit, selalu ada faktor yang membuat gagal.Kemarin kan gagal juga, tapi karena cuaca. Terus ini gagal karena ada kerusakan apa, itu wajar," jelas Dahlan saat ditemui di Stasiun Gambir, Selasa (7/8).
Dahlan mengatakan setelah kegagalan ini, Telkom harus mencoba lagi dan berhasil. "Setelah itu ya harus berhasil," katanya.
Menurut Dahlan, satelit yang gagal orbit tersebut adalah kebutuhan jangka panjang, jadi tidak mendesak. Dahlan mengungkapkan bahwa satelit tersebut untuk memperkuat jaringan Telkom,
"Masih ada cukup waktu. Karena satelit yang lama ini masih bisa berfungsi agak lama. Jadi ini tidak terlalu mendesak," kata dia.
Sebelumnya pihak Telkom telah mengkonfirmasi kegagalan orbit satelit Telkom-3. Satelit ini gagal mengorbit saat diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, Senin waktu setempat. Situs www.nasaspaceflight.com melaporkan, kegagalan satelit mengorbit lantaran bagian atas roket Briz-M gagal melepaskan diri.
Satelit Telkom-3 seharga USD 200 juta atau setara Rp 1,8 triliun dibuat oleh perusahaan asal Rusia, ISS-Reshetnev. Kelengkapan komunikasinya dibikin oleh pabrik Thales Aleniaspace. Niatnya, satelit itu bakal digunakan buat menambah kapasitas transponder untuk mengembangkan bisnis telekomunikasi di tanah air.
Ini adalah pertama kalinya Indonesia membeli satelit dari Rusia. Satelit sebelumnya, Telkom-2, diluncurkan tujuh tahun lalu menggunakan roket Ariane 5. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya