Chevron Keluhkan Pencurian Minyak di Blok Rokan

Senior Vice President Policy and Government and Public Affairs Chevron Pacific Indonesia Wahyu Budiarto mengatakan, pencurian ‎minyak dengan melubangi pipa masih menjadi masalah Chevron di Blok Rokan, selain mencuri minyak beberapa aset juga dicuri di antaranya kabel dan besi tua.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Chevron Keluhkan Pencurian Minyak di Blok Rokan
Chevron. EUTERS/Mario Anzuoni

Senior Vice President Policy and Government and Public Affairs Chevron Pacific Indonesia Wahyu Budiarto mengatakan, pencurianminyak dengan melubangi pipa masih menjadi masalah Chevron di Blok Rokan, selain mencuri minyak beberapa aset juga dicuri di antaranya kabel dan besi tua.

"Kita kan ada dua jenis pencurian, illegal tapping pencurian minyak, sama pencurian besi tua, peralatan, kabel. itu juga lumayan," kata Wahyu, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Senin (4/11).

Menurut Budi, pencurian minyak tersebut menimbulkan kerugian cukup besar, sebab mengurangi volume minyak. Adapun pipa yang dilubangi merupakan pipa yang mengalirkan minyak dari tempat penampungan (lifting) ke kilang Dumai.

"Ya cukup besar (kerugian). Itu kan pipa yang sudah diproduksi lagi dikirim ke Dumai," tuturnya.

Untuk meredam aksi pencurian, Chevron bersama pihak Kepolisian dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah membentuk satuan tugas pengamanan.

"‎Bagus sekali, kita terima kasih supportnya, kita sudah bekerjasama dengan SKK Migas dibantu approach Kepolisian juga, bikin task force yang bagus dan itu cukup menurun," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi